Peringati HUT ke-50, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp1,94 Triliun

Peringati HUT ke-50, Petrokimia Gresik Bukukan Laba Rp1,94 Triliun Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, didampingi jajaran direksi saat memotong tumpeng dalam peringatan HUT perusahaan yang ke-50. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia berhasil membukukan laba sebesar Rp1,94 triliun atau mencapai 175 pesen tepat pada usia emasnya, yakni 50 tahun yang jatuh pada Minggu (10/7/2022). 

Profit itu mengalami peningkatan yang signifikan, dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,11 triliun dengan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Begitu juga realisasi tingkat kesehatan, Petrokimia memperoleh skor 81,50 dengan predikat Sehat AA atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 76,00 predikat Sehat A.

Peringatan HUT Petrokimia ke-50 baru diadakan oleh Direktur Utama Petrokimia , Dwi Satriyo Annurogo, pada hari ini, Senin (11/7/2022). Ia berujar, Petrokimia telah memberikan kinerja positif dan kontribusi lebih bagi Indonesia sepanjang 2021.

Menurut dia, capaian itu tidak lepas dari semangat 'Beyond Infinity' yang kemudian diusung sebagai tema ulang tahun emas Petrokimia , yang mana setiap insan Petrokimia harus mampu melewati tantangan, dan tidak boleh cukup berpuas pada target serta tanggung jawab semata.

"Tahun 2021 kemarin, Indonesia masih menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 lantaran munculnya varian Delta. Sejumlah negara juga masih membatasi akses perdagangan mereka untuk mencegah penularan Covid-19. Alhamdulillah di tengah tantangan ini, Petrokimia masih bisa memberikan kinerja yang memuaskan," ujarnya.

"Capaian tersebut tentu bisa diraih Petrokimia karena didukung oleh terobosan-terobosan insan di perusahaan. Sepanjang tahun 2021 inovasi Petrokimia mampu menciptakan nilai tambah atau value creation riil sebesar Rp 240,68 miliar. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 82% karyawan yang terus berpikir improvement," imbuhnya.

Ia menyebut, sejumlah inovasi yang dilakukan perusahaan telah menarik perhatian dunia melalui empat predikat '3 Stars' atau kategori tertinggi dalam ajang konvensi inovasi internasional, 26th Asia Pacific Quality Organization (APQO).

"Artinya, karya inovasi Petrokimia tidak hanya berdampak pada perolehan laba bagi perusahaan, tapi juga menginspirasi dan mampu membawa prestasi hingga level internasional,"  tuturnya.

Dwi merasa bangga karena Petrokimia mampu mengambil peran besar melebihi apa yang menjadi tanggung jawabnya selama pandemi Covid-19 berlangsung. Pihaknya mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur. 

Dalam menjalankan tugas, Petrokimia berhasil menjadi solusi pada saat krisis oksigen medis terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan reaktivasi Unit Produksi Oksigen- Air Separation Plant (ASP).

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO