Gubernur Khofifah saat melakukan peninjauan. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Ikatan Dokter Hewan Sapi Indonesia (IDHSI) sebagai Best Local Government Support for Cattle Practitioners.
Penghargaan tersebut diberikan berkat kontribusi besar mantan Menteri Sosial itu dalam dunia persapian di Indonesia, terutama soal penanganan wabah PMK (penyakit mulut dan kaki) pada sapi.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
“Ini buah kerja keras kita semua. Tak hanya Pemprov semata namun juga pemkab/kota serta termasuk peternak sapi di Jawa Timur. Terima kasih semua atas kerja keras dan kerja bersamanya,” kata Khofifah, Senin (24/7/2023).
Ia menjelaskan, Jawa Timur merupakan produsen sapi terbesar di Indonesia. Untuk itu, ketika penyakit PMK pertama kali muncul maka hal ini menjadi perhatian serius bersama. Sebab dibutuhkan penanganan secara komprehensif. Tidak hanya di Jawa Timur, namun juga daerah-daerah lain.
“Di Jawa Timur, vaksinasi PMK langsung kami gencarkan sejak PMK dinyatakan sebagai wabah nasional. Hingga hari ini, total sebanyak 6,1 juta dosis vaksin telah kami berikan dan telah berkontribusi sebesar 52% dari total vaksinasi PMK di Indonesia,” katanya.
Ia menegaskan, hal ini semata-mata untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat selaku konsumen daging sapi. Selain itu juga untuk menjaga kepercayaan konsumen terkait kualitas daging sapi di Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




