Ruas jalan kabupaten di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas rusak dengan kondisi berlubang. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Rusaknya sejumlah titik ruas jalan yang ada di Kabupaten Gresik menjadi sorotan masyarakat lantaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) tak kunjung melakuakn perbaikan.
Kondisi rusaknya jalan tersebut menjadi perbincangan warga Gresik di medsos. Bahkan di sejumlah lokasi, jalan yang rusak dan berlubang sudah berlangsung sejak tahun 2024.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
"Hati-hati buat pengendara sepeda motor khusus daerah Cerme arah ke Metatu, banyak jalan yang berlubang," ucap Aji, nitizen di medsos Gresik Sumpek.
Kerusakan jalan kabupaten juga terjadi di ruas jalan kabupaten di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, tepatnya di ruas Jalan Diponegoro Dusun Srembi.
Di ruas jalan tersebut ditemukan cukup banyak lubang. Sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
Menyikapi rusaknya sejumlah ruas jalan tersebut, Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim mengaku akan menyampaikan ke pimpinan DPRD Gresik yang mengoordinasikan Komisi III.
"Jalan ini pengawasan menjadi wewenang Komisi III. Pimpinan yang mengkoordinatori Pak Mujid Riduan. Saya teruskan ke Pak Mujid," katanya kepada BANGSAONLINE, Rabu (15/1/2025).
Hingga berita ini dimuat, Kepala DPUTR Gresik, Dhiannita Tri Astuti belum merespons saat dihubungi BANGSAONLINE. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




