Stok Melimpah, Harga Lombok di Bojonegoro Turun

BOJONEGORO (bangsonline) - Harga cabai berbagai jenis di pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro mulai turun. Pasalnya, sebagian petani lokal Bojonegoro mulai memanen cabai, sehingga stok cabai melimpah.

Seperti yang diungkapkan, Yanti, salah seorang pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, untuk harga cabai rawit merah justru turun secaracepat dari Rp50.000 per kilogram menjadi Rp35.000 perkilogram, Demikian pula dengan cabai merah besar turun dari Rp10.000 perkilogram menjadiRp9.000 perkilogram. Sedangkan harga cabai keriting stabil pada harga Rp12.000 perkilogram.

"Penyebab harga turun karena stok melimpah di pasar, khususnya cabai rawit merah atau cabe sret," jelasnya, Minggu (20/04/2014).

Beberapa minggu lalu, harga cabai rawitmerah sempat melejit mencapai Rp65.000 perkilogram. Posisi harga yang terbilangmahal itu cukup wajar mengingat petani belum panen raya.

Namun sekarang berbeda karena petani lokal panen raya. Sehingga stok melimpah di pasar, dan mendorong harga turun secara cepat. Sementara itu, bagi petani cabai di Bojonegoro, turunnya harga itu bisa dimaklumi.Pasalnya panen cabai tidak dilakukan sekaligus, tapi bertahap selama sebulan terakhir.

Seperti diungkapkan Sutrisno, salah seorang petani cabai dari Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras menyatakan stok melimpah memang tidak bisa membendung turunnya harga. Kondisi ini tidak bisa dicegah, sebab petani juga mengikuti mekanisme pasar.


Stok Melimpah, Harga Lombok di Bojonegoro Turun