GRESIK,BANGSAONLINE.com - Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama menyoroti ketimpangan dukungan anggaran pendidikan inklusi saat mengunjungi SDN 13 Gresik.
Ia menegaskan negara wajib memastikan seluruh anak berkebutuhan khusus (ABK) memperoleh layanan pendidikan yang layak.
BACA JUGA:Komite III DPD RI Puji Kesuksesan Haji 2026, Kemenhaj RI Targetkan 'Labaytum Excellence Award'
Dalam kunjungan tersebut, Ning Lia menyampaikan bahwa inklusivitas pendidikan merupakan tujuan bersama, sementara pemenuhan hak ABK adalah tanggung jawab negara.
Ia menilai masalah utama pendidikan inklusi di Indonesia terletak pada perbedaan skema pendanaan BOS antara Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi.
Halaman:










