Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito memberikan pengarahan anak buahnya sebelum operasi Simpatik Semeru 2017. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Masih tinginya angka laka (kecelakaan) di wilayah hukum Polres Gresik beserta jajaran, membuat para petinggi Bhayangkara di kota pudak ini terus berbenah.
Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito turun langsung memimpin operasi Simpatik Semeru 2017, yang dipusatkan di halaman Satlantas, Desa Randuagung Kecamatan Kebomas, Rabu (1/3).
BACA JUGA:
- Bocah 6 Tahun di Menganti Tewas Tenggelam di Wisata Jati Sewu, Polres Gresik Lakukan Penyelidikan
- Polres Gresik Ungkap Lima Kasus Kejahatan, Dari Curanmor hingga Pengeroyokan Suporter
- Arena Judi Sabung Ayam di Wringinanom Digrebek, Polres Gresik Amankan 6 Orang
- Satresnarkoba Polres Gresik Tangkap Dua Pengedar, 23 Paket Sabu Disita
Sebelum operasi digelar, Kapolres memberikan arahan kepada para anak buahnya agar mengutamakan 3S (Senyum, Sapa dan Salam) saat razia.
Dengan slogan itu, kata Kapolres, petugas diminta memberikan arahan yang baik kepada masyarakat yang terbukti melanggar rambu-rambu lalu lintas.
"Dengan operasi Simpatik Semeru 2017, Polres berharap bisa menyadarkan masyarakat untuk sadar berlalu lintas sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya.
"Kali ini kami menggunakan slogan 'kecelakaan akan merugikan diri sendiri, orang lain dan keluarga'," sambungnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




