KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018, Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Kediri (TPID) melakukan sidak di dua pusat perbelanjaan yaitu Hypermart dan Transmart Kota Kediri. Sidak ini juga merupakan agenda rutin Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Selasa (5/6).
Kepala Disperdagin Kota Kediri Yetty Sisworin mengatakan, sasaran pada sidak kali ini adalah parcel. Sidak dilakukan dengan tujuan mangantisipasi produk makanan dan minuman yang sudah dipackaging, namun produknya sudah kadaluwarsa.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
“Jadi kapan kadaluwarsanya kita lihat dan layak dikonsumsi atau tidak,” ujar Yetty.
Pada sidak kali ini tim cukup puas karena tidak ditemukan makanan dan minuman yang berbahaya dan kadaluwarsa. Hanya ditemukan makanan dalam kemasan kaleng tidak layak (penyok)..
Yetty menduga kemasan tidak layak atau penyok dikarenakan mungkin saat pendistribusian cara peletakannya tidak aman. Ia memberikan saran untuk masyarakat Kota Kediri agar jadi konsumen cerdas dan teliti dalam membeli barang apapun.
“Jadilah konsumen yang cerdas, harus tidak serta merta punya uang langsung belanja langsung dan langsung dibeli, konsumen harus meneliti dulu barang yang akan dibeli,” kata Yetty.
Turut dalam sidak parcel ini Kepala KPWBI Kota Kediri Djoko Raharto, Kepala BPS Kota Kediri Ellyn T. Brahma, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Enny Endarjati dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Semeru Singgih. (rif/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




