Ilustrasi
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemadaman listrik yang terjadi di Dusun Sumber, Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, pemadaman yang terjadi cukup lama, yakni sejak Jumat (1/11/2019) dini hari pukul 00.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB. Warga pun merasa dirugikan atas pemadaman ini, karena membuat berbagai aktivitas mandek.
Taufiqurrahman misalnya, salah satu warga yang rumahnya mengalami pemadaman listrik. Ia mengaku merugi, karena 7 ekor ikan jenis Koi peliharaannya mati di kolam akibat kekurangan oksigen sejak tadi malam. Padahal, ikan-ikan tersebut dibeli dengan harga Rp 700 ribu lebih.
BACA JUGA:
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Asyik Promo Junivaganza PLN Dibuka! Beli Token Rp50 Ribu Bisa Dapat Voucher Listrik
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
"Kesal sekali saat pulang kerja lihat kolam ikan tinggal empat buah. Tujuh buah mati tadi siang karena pompa filter mati sejak tadi malam," ujar Taufiq, Jum'at (01/11 /19).
Taufiq menambahkan, selain ikan peliharaannya banyak yang mati, banyak aktivitas warga lainnya yang mengandalkan listrik juga macet. Seperti memasak, menyedot air sumur, dan mencuci.
"Tetangga saya bingung sejak tadi pagi karena tidak punya air untuk dimasak karena listrik padam," imbuhnya.
Taufiq sendiri baru melapor ke call center PLN di 031 123 pukul 18.24 WIB. Jawaban call center masih akan melakukan pengecekan dengan menghubungi kantor PLN setempat.
"Tadi saat ditanya ke petugas call center siapa yang tanggungjawab kalau ada pelanggan yang dirugikan, ternyata jawabannya hanya minta maaf," ungkapnya. (yen/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




