NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Slamet terus berupaya untuk mendapat kesembuhan dari penyakit kanker yang menggerogoti mulut dan hidung sejak sekitar tujuh bulan lalu. Warga Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk itu hampir mengalami putus asa.
Slamet Edi Irawan adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Murjito dan Sumini. Mereka terus berupaya untuk mencari kesembuhan anaknya, meski saat ini sudah mulai terkendala masalah biaya.
BACA JUGA:
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
Sumini, membenarkan jika anaknya sudah mendapat perawatan dari RSUD Nganjuk, dan mendapat rujukan ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
"Saya kurang tahu pastinya, sejak rujukan hanya periksa rawat jalan," kata Sumini, kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (12/11).
Dijelaskan, sejak menjalani rujukan ke Surabaya, kondisi awal sakitnya hanya sekitar bibir. Sekarang sudah menjalar ke hidung dan itu hanya mendapatkan rawat jalan.
Mungkin dikarenakan keterbatasan alat medis di RSUD Nganjuk, maka proses pengobatan yang dilakukan dengan pulang pergi inilah memerlukan biaya besar. "Terkadang saya mesti pinjam ke saudara, termasuk uluran tangan dari tetangga," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




