Juru Bicara Tim Komunikasi Penanganan Covid di Pemkab Kediri dr. Bambang Triono Putro didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri yang juga Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kab. Kediri Slamet Turmudi, Senin (23/3)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - RSUD Kabupaten Kediri di Pare telah merawat satu pasien positif Covid-19. Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 38 tahun itu rujukan dari rumah sakit di Kota Blitar.
Juru Bicara Tim Komunikasi Penanganan Covid di Pemkab Kediri dr. Bambang Triono Putro membenarkan bahwa ada pasien positif Covid-19 dari Blitar yang dirawat di RSUD Kabupaten Kediri di Pare.
BACA JUGA:
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
- CJH Tertua 105 Tahun Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Kediri Titip Pesan Saling Jaga
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
Menurut dr. Bambang, pasien dirujuk sejak Sabtu (21/3). Pasien dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri karena rumah sakit ini adalah salah satu rumah sakit rujukan dari 44 rumah sakit rujukan di Jawa Timur.
"Rumah Sakit di Blitar dan RSUD Dr. Iskak, Tulungagung penuh, sehingga ketika dirujuk ke Kabupaten Kediri, kita tidak bisa menolak. Dan keadaan pasien sampai hari ini dalam keadaan baik," kata dr. Bambang didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri yang juga Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, Senin (23/3).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui juru bicara penanganan Virus Corona/Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, SKM, MMKes, membenarkan adanya satu pasien yang positif Corona/Covid-19. Pernyataan tersebut setelah adanya konfirmasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pukul 16.22 WIB.
Kronologinya, pasien baru pulang dari Bogor, Jawa Barat pada tanggal 20 Maret 2020 dengan transportasi kendaraan pribadi sampai di Blitar pukul 07.30 WIB. Pasien kemudian langsung menuju rumah orang tuanya di Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Saat di Bogor, pasien sejak 11 Maret 2020 sudah merasa sakit, lalu pada pukul 17.00 WIB pasien memeriksakan diri ke RS Syuhada’ Haji.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




