Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, S.H.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sumenep terus meningkat. Buktinya, per Kamis (04/06/2020), warga yang terkonfirmasi positif virus Corona bertambah empat orang.
Total jumlah pasien positif virus Corona sebanyak 16 orang. Penambahan pasien baru itu adalah pasien nomor 13, 14, 15, dan 16, karena sebelumnya sudah ada 12 pasien positif virus itu.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., keempat warga diketahui positif virus Corona setelah swab test yang dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
"Keempat pasien baru itu hasil swab test-nya positif dan mereka semua adalah warga Kecamatan Kota Sumenep," jelasnya, Jum’at (05/06/20).
Saat ini, empat warga tersebut telah dijemput di masing-masing rumah untuk dilakukan isolasi dan perawatan medis di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Selain itu, pemerintah daerah melalui tim telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan pasien.
Tindakan Pemerintah Kabupaten Sumenep di antaranya, penyemprotan disinfektan di sekitar rumah pasien dan melakukan tracing. “Tim terpadu telah melakukan rapid test kepada warga atau keluarga yang pernah kontak erat dengan pasien tersebut,” imbuhnya.
Sementara dari enam belas pasien positif Virus Corona yang telah menjalani isolasi perawatan di rumah sakit, di antaranya sebanyak 4 pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan sebanyak 12 pasien sedang diisolasi di rumah sakit.
Karena angka pasien terkonfirmasi positif virus Corona masih bertambah, Ferdiansyah mengimbau masyarakat disiplin dan menaati protokol kesehatan dalam beraktivitas. Selain itu, juga menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) untuk memutus mata rantai penularan virusnya dengan melakukan JMCI.
“JMCI adalah menjaga jarak, dan stay at home (berdiam di rumah), selalu memakai masker, cuci tangan sesering mungkin, imunitas tubuh dijaga dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup, hindari panik, dan khawatir,” pungkasnya. (aln/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




