Dulu Golkar Belajar Kekuasaan ke Mexiko, Kini harus ke UMNO Malaysia

Editor: mma
Selasa, 10 Mei 2022 08:58 WIB

Dahlan Iskan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com Politik di Malaysia terus bergolak. Perdana Menteri tumbang silih berganti. UMNO – partai "Golkar"nya Malaysia – kini muncul lagi sebagai jawara politik. Tapi kenapa Golkar harus belajar kekuasaan ke UMNO. Bukankah dulu Golkar belajar Kekuasaan ke Mexiko? Lalu apa hubungan dengan Gus Dur dan Muhaimin?

Baca tulisan wartawan kondang, , di HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com pagi ini, Selasa 10 Mei 2022:

COVID selesai. Debat dimulai. Lusa. Antara Anwar Ibrahim dan perdana menteri yang ia jatuhkan: Najib Razak.

Saya bertemu Anwar Ibrahim kemarin. Di Kuala Lumpur. Hampir satu jam berbincang. Soal banyak hal.

Besoklah saya tulis.

Pun setelah ''Golkar'' Malaysia kembali berkuasa. Politik di sini –naskah ini saya tulis di IKN Putra Jaya, Malaysia– belum juga stabil.

Untungnya –bagi yang berkuasa– oposisi juga tidak kunjung kuat lagi. Bahkan di Pemilu lokal barusan, Partai Keadilan Rakyat (PKR) kalah telak di Johor dan Melaka.

PKR yang menjadi inti koalisi Pakatan Harapan cepat lakukan evaluasi. Keputusannya: segera isi jabatan wakil ketua partai. Yang kosong sejak tahun 2020. Yakni sejak Azmin Ali membelot ke Bersatu, lalu membelot lagi ke UMNO. Sekarang Azmin menjabat menteri ekonomi yang penting di pemerintahan UMNO jilid 2.

( dan Anwar Ibrahim di Malaysia. Foto: disway)

UMNO tumbang oleh gerakan reformasi. Puncaknya di Pemilu tahun 2018. Padahal UMNO telah berkuasa selama 60 tahun –dan karena itu disebut ''Golkar''-nya Malaysia.

Tapi berbeda dengan Golkar-nya Indonesia, UMNO hanya tersingkir tiga tahun. Dengan cepat UMNO bisa berkuasa kembali –lewat permainan karambol dua kali sentilan.

Itu diawali oleh Muhyiddin Yasin. Mantan tokoh ''Golkar'' itu mengudeta Partai Pribumi Bersatu. Sebagai wakil, Muhyiddin menumbangkan Mahathir. Seperti Muhaimin menumbangkan Gus Dur dari PKB. Kurang lebih begitu. Setelah menjadi ketua umum, Muhyiddin membawa partai keluar dari Pakatan Harapan. Akibatnya koalisi ini kehilangan posisi mayoritas di parlemen. Mahathir pun mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri.

Muhyiddin lantas menggandeng musuhnya, UMNO. Untuk bisa jadi perdana menteri. Dari segi kepemilikan kursi UMNO lebih layak. Tapi Muhyiddin yang harus jadi.

Alasannya: UMNO sangat jelek di mata rakyat. Penuh dengan skandal korupsi. Maka UMNO bisa menerima itu. Asal ikut berkuasa di pemerintahan.

Saat itulah Ketua UMNO Ahmad Zahid Hamidi mendatangi Perdana Menteri Muhyiddin. Sebagai sesama partai koalisi. "Ia minta agar saya mengintervensi lembaga hukum," ujar Muhyiddin pekan lalu. Zahid, yang fasih berbahasa Jawa itu, memang punya banyak kasus. Tidak kurang dari 43 perkara. Di masa UMNO berkuasa 60 tahun.

( bersama Anwar Ibrahim di Malaysia. Foto: disway)

UMNO menolak tuduhan Muhyiddin itu. "Ia itu ibarat pepatah terjepit hendak di atas, terkurung hendak di luar", ujar juru bicara UMNO tentang sikap Muhydidin. "Ketika UMNO pinjamkan mayoritas ia tidak hendak bunyi. Ia tidak ikhlas berkawan," tambahnya.

Muhyiddin memang hanya sekitar satu tahun menjadi perdana menteri. UMNO, setelah melakukan konsolidasi, bisa menyingkirkan Muhyiddin. Maka UMNO kembali penuh berkuasa. Pinter sekali: Muhyiddin tidak bisa keluar dari koalisi dengan UMNO. Ada perjanjiannya.

Di saat Muhyiddin kecewa itulah ia bongkar rahasia Ahmad Zahid: agar Muhyiddin campuri pengadilan.

Maka Anwar Ibrahim pun, kini 74 tahun, sebagai tokoh sentral reformasi, tidak sempat jadi perdana menteri. Padahal ia sudah punya gelar prime minister in waiting. Tinggal tunggu kapan Mahathir menyerahkan jabatan itu kepadanya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video