Gubernur Khofifah: Pemprov Jatim Siapkan Sistem Data dan Informasi Pesantren Daerah

Editor: Tim
Senin, 06 Juni 2022 18:41 WIB

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com bersama dewan setempat mengesahkan Raperda Fasilitasi Pengembangan Pesantren menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan ini langsung dituangkan melalui penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara dengan pimpinan dewan saat Sidang Paripurna di Gedung , Senin (6/6/2022).

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan fungsi dari Perda yang disahkan hari ini, yaitu memberikan kepastian hukum bagi pondok di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa dengan adanya regulasi itu, diharapkan semakin banyak yang baru tumbuh dan melakukan percepatan peningkatan kualitasnya.

Dengan demikian, pondok dapat berperan aktif dalam melakukan pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan program unggulan , yaitu Jatim Berkah.

Saat ini cukup banyak di Jawa Timur yang lembaga pendidikannya sudah berstandar internasional. Tetapi masih ditemukan yang baru tumbuh maupun yang pertumbuhannya kurang progresif. Juga masih ditemukan yang belum meregistrasikan ke kantor Kemenag.

"Melalui perda ini kita memberikan kepastian hukum, sekaligus keadilan yang sama bagi untuk mendapatkan dukungan fasilitas pemerintah," kata Khofifah.

Perda ini diturunkan dari Undang-undang Nomor 18 tahun 2019 yang mengatur tentang pendidikan keagamaan dan . Berdasarkan data yang terdaftar pada Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama, Khofifah memaparkan, di Jawa Timur berjumlah kurang lebih sebanyak 6.651

Saat ini masih cukup banyak yang diregistrasikan, oleh karena itu Raperda ini memandatkan kepada agar mrnyiapkan sistem data dan infornasi daerah. Melihat kondisi tersebut, orang nomor satu di Jatim itu optimis dengan adanya Perda ini lebih kuat lagi perannya untuk dapat menjadi agen perubahan dan memberikan tauladan di tengah masyarakat.

"Pesantren merupakan sumber daya pembangunan yang luar biasa, yang harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi _agent of change_. Pesantren bukan hanya soal agama, sebagai lembaga ia berbasis masyarakat dan bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah Islam, keteladanan dan pemberdayaan masyarakat," tuturnya.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video