Harga Cabe di Gresik Juga Meroket

Kamis, 18 Juni 2015 19:09 WIB

Tim TPID Pemkab Gresik ketika sidak harga sembako. (syuhud/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Pemkab Gresik melakukan sidak harga sembako di sejumlah pasar tradisional, Kamis (18/6). Sidak pada hari pertama bulan suci Ramadhan 1436 H itu diketahui, sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan cukup tinggi.

Cabe besar misalnya, harganya meroket naik Rp 35 ribu per kg dari harga sehari sebelumnya hanya Rp 26 ribu per kg. Kemudian, harga daging ayam potong mencapai Rp 30 ribu per kg, se-minggu sebelumnya hanya Rp 26 ribu per kg dan telur ayam harganya saat ini mencapai Rp 20.500 per kg dari harga sebelumnya, Rp 19.500. "Pedagang susah pak akibat kenaikan ini. Pembelinya semakin berkurang," ungkap Udin salah satu pedagang Pasar Baru Gresik, Kamis (18/6).

Meski ada kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok, namun ada juga beberapa harga sembako yang mengalami penurunan seperti beras, minyak goreng dan gula. Rata-rata komoditas sembako tersebut turun antara Rp 500-1500.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Gresik, M Najikh mengatakan, penurunan harga sejumlah komoditas merupakan upaya pemerintah seiring dengan pelaksanaan operasi pasar sembako. "Untuk menekan harga kebutuhan pokok, kami melaksanakan operasi pasar sekitar se-bulan penuh mulai 16 Juni sampai 15 Juli menjelang lebaran. Ada empat komoditas yaitu beras, gula, minyak goreng kemasan, dan tepung terigu," katanya.

Najikh menjamin barang yang dijual dalam operasi pasar itu di bawah harga pasar, karena ada subsidi dari pemerintah. Untuk harga beras dipatok Rp 8.500 per kg, minyak goreng Rp 10 ribu per liter, gula curah Rp 10.750 per kg serta tepung terigu Rp 7.500 per kg. "Transaksinya dari atas truk dalam bentuk paket. Biasanya truk yang beroperasi sejak pukul 06.00 WIB dan pada pukul 10.00 WIB sudah ludes. Setiap operasi ada 750 kg beras, 750 kg gula, 600 liter minyak goreng dan 400 kg tepung terigu," pungkasnya. (hud/rvl)