Imbas Flaring EMCL, Ratusan Masyarakat Sekitar Blok Cepu Geruduk Pemkab Bojonegoro

Wartawan: Eky Nurhadi
Kamis, 18 Agustus 2016 15:35 WIB

BOJONEGOR, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Panas Flare (AMPE) mendatangi gedung DPRD dan Pemkab Bojonegoro, Kamis siang (18/8).

Massa meminta agar wakil rakyat turut memperjuangkan tuntutan rakyat Mojodelik yang dirugikan akibat kegiatan pembakaran gas suar (flaring) yang dilakukan operator migas Banyu Urip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited ().

Di antara tuntutan massa terhadap yakni harus bertanggung jawab atas panasnya lingkungan di Desa Mojodelik akibat flaring. Sebab, panas tersebut membuat hasil panen menjadi menurun karena banyak tanaman yang mati.

Selain itu, warga meminta bertanggung jawab atas kebisingan dari suara mesin yang beroperasi. 

"Ini aksi kedua kami setelah unjuk rasa pertama kami tidak digubris oleh pihak ExxonMobil. Padahal kami tiap hari sangat resah," ujar Mustofa Korlap unjuk rasa.

Kata dia, massa yang datang dari Mojodelik lebih dari 600 orang. Massa menumpang 20 dump truck dan 8 mobil pikap. Massa datang dan berunjuk rasa di pojok DPRD pada pukul 09.30 WIB. Setelah ditemui oleh Ketua DPRD Mitroatin, massa bergeser ke depan Pendapa Pemkab Bojonegoro, Jalan Mas Tumapel.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video