Maling Sapi Ditembak Polisi Lumajang

Editor: rosihan c anwar
Wartawan: imron
Jumat, 18 Juli 2014 22:38 WIB

Pencuri sapi saat ditanya aparat. foto:imron/BANGSAONLINE

LUMAJANG (bangsaonline)– Belum diputus bersalah oleh pengadilan, Waras (37), warga Dusun Tunjungsari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Lumajang, sudah harus menerima derita fisik. Kaki pencuri sapi itu ditembus pelor senjata api polisi karena melawan saat akan ditangkap. Penangkapan tersangka bagian dari Operasi Semeru.

Jumat (18/7), tersangka Waras terpincang-pincang saat menunjukkan barang bukti dua sapi curiannya di halaman markas kepolisian setempat. Pemuda pengangguran itu ditangkap polisi setelah melakukan aksinya. Dua sapi milik Natu (54), warga Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian.

”Tersangka melakukan penyerangan kepada petugas saat hendak ditangkap,” kata Kapolres Lumajang AKBP Singgamata, saat mengungkap hasil Operasi Semeru di Mapolres Lumajang, Jumat (18/7).

Ia mengatakan, dalam penangkapan tersebut, dari tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi jantan dan betina jenis limusin dan sebuah truk diesel nopol N 8461 UZ yang digunakan tersangka mengangkut hewan hasil curiannya.

Polisi juga berhasil mengungkap sindikat pencurian hewan di Lumajang. Tersangka bernama Hanafi (22), warga Randuagung, Jember, berhasil diamankan. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan satu ekor sapi blasteran, mobil Panther, sepeda motor Mega Pro dan sebilah celurit. Singgatama menjelaskan, tiga pelaku masih dalam pengejaran.

Selain itu, lanjut dia, dalam operasi kali ini petugas juga berhasil mengamankan seorang penadah sepeda motor curian, Solihin (21), warga Dusun Karang Jati Desa Dadapan Kecamatan Guciait. ”Untuk beberapa tersangka yang belum tertangkap saat ini tengah dilakukan pengejaran oleh anggota Sat Reskrim,” pungkas Singgatama.