Pengusaha Tape Mengeluh, Banyak Beredar Merek Palsu (TAPAL)

Editor: rosihan c anwar
Wartawan: yogik mz
Senin, 21 Juli 2014 16:06 WIB

satu pengusaha tape Bondowoso. foto:yogik mz/BANGSAONLINE

BONDOWOSO (bangsaonline) - Pengusaha tapai (tape) di Bondowoso, mengeluhkan banyaknya pemalsuan merek tapai. Menurut salah seorang pengusaha tapai, Sutarman, pemalsuan merek tapai khas Bondowoso kini sudah memprihatinkan.

“Bahkan sudah menjamur sampai Jawa Tengah, Solo, Surabaya hingga Jakarta . Kalau Hak Paten sudah, hanya saja dari Pemerintah Daerah tidak ada yang membantu,” ujar Sutarman saat ditemui di kios tape miliknya kemaren.

Dampak maraknya pemalsuan merek tapai Bondowoso, kata Sutarman, membuat pemasukkannya berkurang. Bahkan ia yakin, pemasukan untuk daerah juga menjadi berkurang.

“Logikanya daerah juga pasti dirugikan. Kita memberikan pemasukan pada daerah melalui pajak, kalau pemasukan kami terganggu, maka pemasukan pajak juga berkurang. Selain itu ini juga pengaruh ke pengrajin besek dan petani singkong kami,” imbuhnya.

Menurutnya, selama ini Pemerintah Kabupaten Bondowoso kurang perhatian pada kelangsungan pengusaha tape. Bahkan, pengusaha tape di Bondowoso belum memiliki asosiasi atau perkumpulan.

Sutarman, juga mengeluhkan tidak adanya tindakan tegas dari Pemkab atas banyaknya pemalsuan merek tapai. Karenanya, ia menuntut Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk turun langsung mengatasi permasalahan ini

Tapai merupakan ciri khas makanan di Bondowoso yang sudah terkenal hingga mancanegara. Makanan dengan bahan baku singkong jenis mentega ini, telah mampu merambah pasar luar negeri seperti Malaysia , Singapura, bahkan Tiongkok. Selain itu, tapai khas Bondowoso juga sudah dikenal di seluruh Indonesia .

Menurut Sutarman, ada perbedaan yang mencolok dari tape asli Bondowoso dengan tape yang merk palsu yang beredar di pasaran. Tape asli Bondowoso akan tetap dalam kondisi kering meski dalam keadaan matang. Sementara tape dengan merek palsu akan berair dan lembek. Selain itu, cita rasa legit dan manis tape Bondowoso, tidak akan sama dengan tape merek palsu yang banyak beredar.

Saat ini tape Bondowoso dijual dengan harga Rp17.500 per 5 besek (anyaman bambu berbentuk persegi empat, red.). Selain itu, ada banyak produk olahan dari tape yang juga diproduksi di Bondowoso diantaranya tape bakar, prol tape,browniestape dancaketape.