September, Kejari se-Jatim Ditarget Satu Penyidikan Kasus Korupsi

Editor: musta'in
Wartawan: nur faishal
Kamis, 07 Agustus 2014 15:13 WIB

foto ilustrasi/istimewa

SURABAYA (BangsaOnline) - Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Jawa Timur sebulan ini harus ekstra keras menangani kasus korupsi. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menarget kejari-kejari menaikkan 1 dari penyelidikan (lid) ke penyidikan (dik).

"1 September, kejari diminta ada penambahan satu naik ke penyidikan," kata Mohammad Rohmadi, Kasidik Pidana Khusus Kejati Jatim, Kamis (7/8/2014).

Kejati sendiri, lanjut Rohmadi, akan menaikkan tiga dari penyelidikan ke penyidikan pada September mendatang. Kasus apa saja dia enggan menyebutkan. "Sabar dulu karena masih lid," ujar Kasidik asal Surabaya itu.

Berdasarkan data dihimpun, saat ini Kejati tengah menyelidiki beberapa kasus korupsi. Di antaranya adalah pembangunan gedung Bea dan Cukai Jatim tahap pertama dan kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep.

"Untuk Dinas Pendidikan Sumenep kemarin kita lakukan koordinasi. Itu saja karena masih lid. Nanti kalau sudah penyidikan kita buka," pungkas Rohmadi.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

 Tag:   kasus korupsi

Berita Terkait

Bangsaonline Video