​ Jago Silat, Abu Muhammad Al Indonesiy Pernah Kuliah di UIN Jakarta

Jumat, 08 Agustus 2014 16:37 WIB

Jakarta(bangsaonline)Sosok Abu Muhammad Al Indonesiy menjadi buah bibir masyarakat setelah secara terang-terangan muncul di situs Youtube mengenai dugaan pembaiatan kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) terhadap sejumlah masyarakat Indonesia. Pria bernama asli Bachrum Syah itu diketahui mantan mahasiswa di UIN Jakarta.

Bachrum masuk ke UIN Jakarta mengambil Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Pria kelahiran 1984 ini tak menyelesaikan kuliahnya dan hanya sampai semester III di UIN Jakarta.

Bachrum Syah dikenal memiliki kepribadian baik. Menurut salah satu kerabat Bachrum Syah, adik iparnya itu dikenal rajin ibadah.

"Dia memang terkenal taat agamanya dari dulu," kata kakak ipar Bachrum yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di kediamannya Pamulang Permai 2, Kamis (7/8).

Menurut kakak iparnya, walaupun memiliki ibadah, Bachrum tak pernah mengikuti kegiatan yang aneh. Oleh karena itu, keluarga sangat terkejut dengan kabar yang menyebutkan jika Bachrum menjadi bagian dari ISIS.

"Kami sekeluarga nggak percaya kalau dia gabung ke ISIS," ujarnya.

Dia mengatakan, keluarga sudah lama tak pernah komunikasi dengan pria yang dikabarkan ahli beladiri itu. Komunikasi keluarga dengan Bachrum dilakukan terakhir kali dua tahun lalu saat orangtua tua kandungnya masih hidup.

"Demi Allah mas, saya dan keluarga tidak tahu sama sekali keberadaan Bachrum," pungkasnya.

Bachrum Syah juga sempat tinggal di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

"Iya tinggal di sini, tetapi ini rumah bapaknya," kata salah satu kerabatnya.

Kerabat itu mengatakan, Bachrum Syah tinggal di Pamulang selama menempuh kuliah di UIN. Namun semenjak orang tuanya meninggal Bachrum jarang tinggal di rumah yang saat ini ditempati oleh kakaknya.

"Sejak bapaknya meninggal, dia sudah dua tahun lalu tidak pernah ke sini," katanya.

Sebelumnya beredar salah satu video di Youtube mengenai dugaan pembaiatan kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) terhadap sejumlah masyarakat Indonesia, yang diduga dilakukan di Syahida Inn, Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan.Peneliti terorisme Universitas Indonesia Ridlwan Habib mengatakan, Bachrum Syah seorang ahli beladiri. "Dia menguasai beberapa aliran kungfu, seperti wing chun dan jeet kun do," ujar Ridlwan dalam keterangan tertulisnya para merdeka.com, Selasa (5/8).

Menurut Ridlwan, Bachrum Syah aktif dalam beladiri itu sejak kuliah di UIN Ciputat tahun 2004. "Setahu saya dia tidak lulus atau drop out dari Fakultas Dakwah. Tapi, silahkan cek ke UIN untuk lebih pastinya," kata Ridlwan.


 

sumber : merdeka.com