Pelindo Tambah 2 Unit HMC

Editor: abdurrahman u.
Wartawan: moh. saiful alam
Rabu, 13 Agustus 2014 20:33 WIB

HMC (harbour mobile crane) diperlukan untuk melayani kegiatan bongkar muat.

SURABAYA (bangsaonline) – PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak Surabaya melakukan pengadaan dua unit lagi harbour mobile crane (HMC). Sebab, dua unit HMC yang kini beroperasi di Terminal Jamrud Utara dan Selatan belum mencukupi dalam pelayanan bongkar muat. Hal itu diungkapkan Humas Pelindo III Cabang Tanjung Perak Surabaya, Dhany Rachmad Agustian kemarin.
Namun, untuk pengadaan dua unit HMC baru itu, Dhany mengaku belum mendapat investastor, karena masih dilakukan proses lelang. “Dua unit HMC baru ini akan kita tempatkan di Jamrud Utara untuk mendukung percepatan bongkar muat,” ujar Dhany. Sebelumnya di Jamrud Utara sudah ada dua unit HMC. Dua unit HMC lainnya ditempatkan di Jamrud Selatan.
Harbour mobile crane (HMC) adalah sebuah jenis alat berat yang terdiri dari kerangka bahu (boom) dilengkapi tali penarik (wayroof) dan digerakkan oleh mesin di atas roda ban yang bisa berpindah-pindah di sekitar area pelabuhan.
Mengenai rencana operasional penempatan dua unit HMC yang baru ini, terang Dhany, didahului dengan pembongkaran lima gudang di terminal Jamrud. Masing-masing gudang 102, 123,124,125. Gudang 101 sudah lebih awal dirobohkan bulan Agustus. “Diharapkan akhir bulan ini gudang 101 sudah rata dengan tanah,” katanya.
Untuk pembongkaran ke-5 gudang itu sudah diajukan pemberitahuan ke Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan. “Ke depan, gudang ini akan di bangun kembali, tetapi jaraknya lebih jauh dari dermaga, dengan harapan memberi rasa aman terhadap kegiatan kepelabuhanan,” tambah Dhany.
Selain itu, juga untuk memberi ruang gerak yang lebih luas dari HMC sehingga lebih aman. Sebab HMC ini membutuhkan tempat yg lebih luas dalam setiap olah gerak. Sedangkan gudang yang ada sekarang ini jaraknya terlalu dekat dengan dermaga,” tuturnya.
Sebelumnya, Deputy General Manager Pelindo III Tanjung Perak, Bambang Hasbullah menyebut, penghapusan gudang ini guna meningkatkan daya tampung. “Tetapi saya belum melakukan analisa, berapa ton kapasitas gudang ini nantinya? Termasuk apron di Jamrud,” tukasnya.
Mengenai gudang baru yang akan dibangun, diperkirakan memiliki luas 5000 meter persegi. “Diharapkan bisa menampung komoditi curah kering dalam jumlah yang lebih besar. Diharapkan juga pada 2015 nanti dua unit HMC dan gudang baru ini sudah bisa dioperasionalkan dengan baik,” tambahnya.