​Dari Baju, Mahasiswi Unesa Dapat 'Gaji' 12 Juta per Bulan

Editor: Choirul
Wartawan: -
Kamis, 01 Maret 2018 23:19 WIB

Arum Asfar Raini dan karyanya.... cantik! foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Arum Asfar Raini (22) mahasiswi UNESA jurusan bahasa Jepang semester VIII berpenghasilan Rp 12 juta per bulan dengan mengembangkan hobinya mendesain sampai membuat baju dan hijab.

Berawal dari ukuran tubuhnya yang tinggi membuat Arum sedikit kesulitan jika membeli baju yang cocok dengannya. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat baju sendiri dengan memanfaatkan keterampilannya menggambar. Ia mendesain bentuk baju yang ia inginkan kemudian ibunya yang menjahitkan baju untuknya.

“Awalnya Dosen saya tanya dari mana beli bajunya kok bentuknya bagus. Terus saya bilang kalau saya desain sendiri dan Umma saya yang menjahitkan. Akhirnya dosen saya tertarik dan memesan baju pada saya. Berawal dari situlah saya mulai ingin mengembangkan usaha ini. Selain Dosen banyak juga temen-temen yang nanya. Sehingga banyak juga yang pesan,” Tuturnya Arum pada saat wawancara, Rabu (29/02).

Ia mengaku seringkali tertipu jika membeli baju di olshop, barang yang diinginkan tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu ia sangat memperhitungkan bahan dasar untuk pembuatan bajunya. Ia memilih kain yang bertekstur lembut dan juga nyaman saat dipakai. Untuk meyakinkan para pelanggannya ia juga sering melakukan review baju dan juga hijabnya, sehingga pelanggan benar-benar percaya dan tidak kecewa jika sudah beli.

Bahan dasar baju dan juga hijabnya ia peroleh dari toko kain di dekat rumahnya. Selain untuk meminimalisir pengeluaran juga meminimalisir waktu yang terbuang diperjalanan. Dibantu oleh ibunya setiap hari ia bisa memproduksi 2 sampai 5 baju. Untuk hijab ia bisa memproduksi 5 sampai 10 jilbab setiap harinya.

“Rencananya saya akan resmikan usaha ini bulan depan di Instagram. Bulan ini mempersiapkan semuanya agar matang, karena sampai saat ini sebelum di resmikan sudah banyak sekali pesanan dari temen-temen dan takutnya kalau tidak dipersiapkan dengan matang kita akan kuwalahan, tegasnya saat wawancara.

Sampai saat ini ia hanya mempromosikan barangnya hanya melalui Whatsapp dan juga Instagram pribadinya. Meskipun umur usahanya baju sebiji jagung omset yang diraihnya sudah sangat banyak yaitu 12 juta per bulan. Meskipun belum secara resmi dibuka, setiap harinya sudah ada 10-12 pelanggan yang memesan. Dari setiap pelanggan tersebut memesan lebih dari 1 baju.

Menariknya untuk pemesanan baju Pelanggan tidak hanya bisa memilih sesuai dengan gambar yang telah disediakan, namun pelanggan juga bisa mendesain bajunya sendiri sesuai dengan keinginannya. Setiap baju dibandrol dengan harga Rp.150.000 sampai Rp.250.000.

Sementara itu Arum juga akan membuat kreasi baru yaitu buket hijab untuk sovenir wisuda. Untuk pemasaran buket wisuda ini akan dimulai pada bulan Maret depan saat acara Wisuda di Unesa. Untuk ke depannya ia juga ingin membuat butik di rumahnya sendiri untuk memasarkan produknya. (*)

 

sumber : *Dhian Bintariana