​Kadeng Shoes Care, Sulap Sepatu Lusuh Jadi Baru

Editor: Choirul
Wartawan: -
Minggu, 04 Maret 2018 23:33 WIB

Rizka dan karyanya. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Rizka Maulidya Hurin (20) mampu menyulap sepatu lusuh dan kusam menjadi terlihat seperti baru lagi.

Berawal dari ketertarikannya terhadap sepatu, membuat Rizka berpikir untuk membuka jasa penyucian sepatu. Tidak tanggung-tanggung, sepatu yang terlihat jelek sekalipun mampu disulap oleh Rizka menjadi mengkilat bak baru dikeluarkan dari kardus.

itanya alasan mengapa membuat usaha ini, Rizka menjawab karena ini pertama kalinya di daerah Rizka ada yang membuka usaha penyucian sepatu seperti dirinya. “Pertama-tama semua itu dari percobaan sepatu saya sendiri, akhirnya banyak temen yang usul buat usaha saja,” ungkap Rizka.

Kinerja Rizka sudah banyak membuat pelanggan merasa puas. Tak ayal jika teman-temannya dan juga beberapa mahasiswa lain mau mencoba jasa Rizka untuk mengembalikan keindahan sepatu mereka.“Kebanyakan memang teman sih, tapi akhir-akhir ini ada orang lain yang menggunakan jasa saya juga,” ujarnya.

Menurut Rizka, pencucian sepatu pada dasarnya tidak terlalu sulit, namun ada kriteria yang dibagi oleh Rizka dengan patokan harga yang berbeda-beda sesuai service yang diberikan olehnya. Untuk fastclean Rizka mematok harga hanya 15 ribu rupiah, sedang untuk deepclean berkisar 25 – 30 ribu rupiah, unyellowning 30 – 100 ribu, dan yang paling mahal yakni recolour 50 – 150 ribu rupiah.

“Pertama tali sepatu dilepas terlebih dahulu, kemudian dicuci seperti biasa. Tahab selanjutnya setelah mencuci sepatu, sepatu tersebut kemudian dilap menggunakan microfiber dan akhirnya dihairdryer agar cepat kering. Itu kerja standarnya,” ucap Rizka.

Untuk pemesanan jasa itu sendiri, Rizka membuka order melalui akun instagramnya (@kadengshoescare) atau bisa langsung mengunjungi kos Rizka yang berada di Lidah Wetan Gang VII Utara, Surabaya.

Dari jasa pencucian sepatu ini, Rizka dapat meraup hingga 1 juta lebih keuntungan dari hanya mencuci sepatu. Sudah setahun lebih berjalan, Rizka mengungkapkan bahwa semua sepatu bisa ia terima dan memakai jasanya itu, “Semua sepatu bisa, kecuali sepatu kuda atau sepatu kaca itu yang gak bisa,” ujar Rizka sembari tertawa.

Rizka mengaku kalau hal pertama yang penting dari usahanya adalah harga yang disesuaikan dengan kantong mahasiswa, dan yang kedua yakni bertanggung jawab jika ada kesalahan dalam pencucian. Rizka juga berharap kalau usaha pencucian sepatu mampu berkembang lebih besar lagi. “Semoga semakin sukses, belajar terus dari kesalahan hingga nanti punya franchise buat di bazaar sama toko, amin,” pungkas Rizka. (*)

 

sumber : *Retno A W