Kuliner Ayam Sembunyi (Chiken Hidden) di Jombang, Ayamnya Benar-benar Sembunyi

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Minggu, 25 Maret 2018 14:15 WIB

Ayam sembunyi atau Chiken Hidden. foto: RONY SUHARTOMO/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pecinta kuliner di Jombang akan dimanjakan sejumlah menu baru. Mulai dari ayam geprek eropa, ayam sembunyi atau chiken hidden, hingga mie terbang. Hal itu menyusul soft opening Zabo Cafe & Resto Jl Urip Sumoharjo Jombang, Minggu (25/3/2018).

Selain tiga menu tadi, Zabo Cafe masih memiliki puluhan menu lain dan siap memanjakan lidah pengunjung. "Kita ada sekitar 50 menu. Belum lagi ditambah dengan menu pada momen tertentu. Semisal saat Ramadan, kita akan sajikan menu khusus buka puasa," ujar Chief Djoko Santoso sembari memamerkan sejumlah menu.

Namun dari puluhan menu, ada yang cukup menggelitik bagi pengunjung. Semisal dengan ayam sembunyi atau Chiken Hidden. Djoko menjelaskan, menu ayam sembunyi juga bisa disebut ayam surprise. Sebab, ketika disuguhkan menu tersebut, kata Djoko, pembeli akan kaget. Karena yang tampak hanya nasi putih. Tanpa lauk, tanpa sayur.

Nasi tersebut dibentuk model bulat sedemikian rupa. Nah, baru setelah disantap akan kelihatan daging ayam berbumbu rempah. "Daging ayam kita tutup dengan nasi. Sehingga tidak kelihatan. Sekilas yang nampak hanya nasi putih," ujarnya sembari memperlihatkan contoh menu tersebut.

Sedangkan mie terbang, Djoko menjelaskan, sebenarnya menu tersebut tidak jauh berbeda dengan mie goreng pada umumnya. Hanya soal penyajian yang membuat pengunjung geleng-geleng kepala.

Mie yang sudah matang di taruh di piring. Kemudian di atasnya terdapat garpu yang dibelit mie. Letak garpu sekitar 4 sentimeter dari piring. Sehingga garpu berbalut mie tersebut seolah mengawang. Padahal, oleh Djoko, garpu tersebut diganjal menggunukan sejenis batang lidi. "Ini namanya mie terbang," kata Djoko.

Pemilik Zabo Cafe & Resto, Burhani Maulana Suprayogi mengatakan, kafe tersebut merupakan pendatang baru di Jombang. Namun pihaknya yakin bisa bersaing. Karena, selain menu yang beraneka macam, Zabo Cafe juga menawarkan lokasi yang representatif bagi komunitas.

Kafe yang berada di pertigaan Jl Urip Sumoharjo tersebut berlantai tiga. Lantai pertama atau satu berkonsep keluarga. Menurut Yogi, panggilan akrab Burhani Maulana Suprayogi, ruangan tersebut untuk pengunjung keluarga. (ony/rev)