Sensasi Unik Durian Bakar Wonosalam

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Minggu, 09 Februari 2020 15:06 WIB

Proses bakar durian.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bagi pecinta buah durian, kini ada sensasi baru dalam menikmatinya. Apalagi jika anda berkunjung langsung ke Kecamatan Wonosalam, wilayah yang dikenal penghasil durian terbaik di Kabupaten Jombang tersebut, menyuguhkan kuliner unik dari buah durian.

Kuliner unik tersebut adalah durian bakar, yakni menikmati sensasi makan durian dengan cara dibakar dengan menggunakan arang. Makanan ini bisa kita temui di salah satu rumah durian yang berada di Dusun Sumber, Desa Wonosalam.

Jika ingin menikmati durian bakar ini, kita tak perlu merogoh kocek banyak. Cukup sediakan uang 100 ribu rupiah, kita bisa menikmatinya dengan pasangan atau keluarga. Sebab harga durian per buahnya sangat terjangkau, mulai dari 25 ribu hingga 50 ribu rupiah.

Untuk durian bakar ini, Rumah Durian Milik Sulami menggunakan durian lokal Wonosalam. Terdapat dua varian durian bakar, yang pertama durian dibakar beserta kulitnya dan durian yang sudah dikupas.

Perbedaan dari dua varian tersebut yakni, durian yang dikupas ada campuran atau topping seperti ketan dan buah naga. Untuk durian bakar topping, dipatok dengan harga Rp 25-30 ribu. Sedangkan, durian bakar utuh dipatok dengan harga Rp 25-50 ribu, tergantung berat dan besar durian yang dipesan.

Salah satu penikmat durian, Yuliana (30), warga asal Mojokerto ini mengungkapkan, baru pertama kali merasakan durian bakar. Menurutnya, ada keunikan sendiri saat memakan durian bakar, karena daging dirasa lebih pulen dibandingkan tidak dibakar.

“Rasanya lebih gimana gitu, dan ada bau-bau bekas bakaran yang membedakan,” ungkapnya.

Selain itu, durian juga menjadi hangat. Menurutnya, lebih pas dimakan pada waktu musim hujan. Karena cuaca di Wonosalam dingin, sehingga sangat cocok apabila makan yang hangat-hangat.

“Paling enak itu dimakan saat cuaca sedang hujan, pokoknya mantab benget,” tuturnya.

Sementara, Sulami salah satu pedagang durian di Wonosalam mengaku, memang durian bakar ini sangat diburu sekali. Bahkan, karena permintaan banyak, dirinya sampai kewalahan melayani durian bakar. Untuk harganya sendiri, satu buah durian bakar dihargai Rp 25 ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung jenis dan ukuran durian yang dipilih.

“Durian bakar ini memang yang diburu, jadi kalau Sabtu, Minggu, atau hari libur tidak ada menu durian bakar, karena kami kewalahan. Sedangkan untuk paketan atau durian kupas harganya Rp 25 ribu per porsi,” jelasnya.

Selain melayani pesanan durian bakar, Sulami juga menyediakan buah durian untuk dijadikan oleh-oleh. Dalam sehari, durian milik istri dari Sampiyo ini bisa terjual hingga 700 buah. Para pengunjung pun berasal dari berbagai wilayah di luar Jombang, seperti Mojokerto, Kediri, Malang, Surabaya, Trenggalek, dan lain sebagainya.

“Kalau durian bakar topping sehari bisa Rp 500 ribu, kalau durian bakar utuh sehari sampai Rp 1,5 juta per harinya. Kalau keseluruhan bisa habis 700 buah, dengan harga rata-rata per buah seharga Rp 35-50 ribu,” pungkas Sulami.