Kapolres Waspadai Masuknya Teroris Di Bojonegoro

Editor: Revol
Wartawan: Eky Nur Hadi
Rabu, 24 Desember 2014 16:29 WIB

Kapolres Bojonegoro AKBP Ady Wibowo. foto: Eky Nur Hadi/Harian Bangsa

BOJONEGORO (BangsaOnline) - Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro mengantisipasi masuknya jaringan teroris di wilayah hukumnya. Terlebih, Bojonegoro berbatasan denga dua wilayah yakni, Lamongan dan Ngawi yang notabene merupakan wilayah rawan teroris.

"Di Lamongan, beberapa hari kemarin telah ditangkap seorang terduga teroris, sehingga kami turut antisipatif dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2015," ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP Ady Wibowo, Rabu (24/12/2014).

Kapolres mengaku jika saat ini terus melakukan koordinasi dengan seluruh Polsek jajaran untuk memantau pergerakan teroris agar tidak masuk ke wilayah Bojonegoro, terutama saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.

"Kami terus berkoordinasi dengan Polsek jajaran, Brimob, TNI, serta instansi lainnya, termasuk menggandeng perguruan silat untuk ikut mengamankan Bojonegoro agar tetap kondusif," lanjutnya.

Saat ditanya titik rawan aksi teror di Bojonegoro, Kapolres mengatakan jika semua wilayah berpotensi. Oleh sebab itu, seluruh wilayah di Bojonegoro terus dilakukan pemantauan agar tidak sampai terjadi tindak kriminal terorisme. "Semua wilayah turut kami amankan," tandasnya.

Sementara menurut kaca mata dari kepolisian, sejauh ini wilayah Bojonegoro masih aman dari aksi terorisme yang meresahkan masyarakat. "Dari dulu kami terus lakukan antisipasi dan sejauh ini masih aman dari teroris," pungkasnya.