Tafsir Al-Hijr 24-25: Drupadi Itu 'Adiknya' Iblis

Editor: Revol
Jumat, 09 Januari 2015 21:21 WIB

Ilustrasi

BangsaOnline - Ayat sebelumnya bertutur soal Iblis yang menolak perintah Tuhan agar bersujud kepada Adam. Alasan penolakan tersebut adalah murni demi harga diri dan kecongkakan. Karena tercipta dari api, Iblis merasa dirinya lebih tinggi derajatnya ketimbang Adam yang tercipta dari tanah liat, sehingga timbul rasa sombong yang kuat dan dipertahankan. Meski Tuhan yang menyuruh, tapi Iblis tetap bersikukuh dan tidak mau bersujud.

Merasa Diri-Nya sebagai Dzat Yang Mahakuasa, Tuhan-pun tak mau disepelekan begitu saja oleh ciptaan-Nya sendiri. Atas nama keadilan yang dibangun-Nya sendiri, Tuhan harus mengambil sikap dan menjatuhkan hukuman bagi pembangkang. Sikap tersebut adalah kewajiban-Nya dan justru tidak benar andai Tuhan membiarkan pembangkang tanpa hukuman apa-apa. Ada dua hukuman yang kenakan kepada Iblis. Pertama, diusir secara fisis dari taman surga,

"fa ukhruj minha". Kemana?.

Tidak ada penjelasan pada ayat ini, planet mana yang menjadi singgahan Iblis. Tidak sama ketika Adam dan Hawwa' diusir dari surga, ditunjuklah bumi sebagai lokasi deportasi. Karena sama-sama alumni surga dan sama-sama dideportasi, maka mudah difahami, bahwa Iblis juga diusir turun ke bumi. Sisi lain dari tidak ditunjuknya planet singgahan Iblis, karena Iblis memiliki daya jelajah yang dahsyat sehingga bisa terbang ke planet mana dia suka. Tidak sama dengan Adam dan Hawwa' yang tidak punya kemampuan macam itu, maka langsung diturunkan ke bumi.

"walakum fi ardl mustaqarr wa mata' ila hin" (al-Baqarah:36).

Kedua, selain diusir, Iblis juga dikutuk secara unlimited.

"wa inn 'alaik al-la'nah ila yaum al-din".

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video