​Transplantasi Rambut yang Gagal, Jadi Bikin Bergidik

Editor: Choirul
Selasa, 16 Juni 2020 14:41 WIB

Mau jadi kayak gini? foto: mirror.co.uk

BANGSAONLINE.com – Adalah Luke Horsfield (26), warga Bradford, West Yorkshire, cukup resah dengan kondisi rambut yang menipis dan cenderung ke arah kebotakan.

Baca sana baca sini, akhirnya menemukan klinik di Turki yang bisa melakukan tranplantasi rambut. Harganya pun murah, hanya sekitar Rp 22 juta. Akhirnya, dia memutuskan memakai klinik ini.

Luke dioperasi selama 6 jam. Parahnya, dokter yang mengoperasi tidak bisa bahasa Inggris. Diduga dia mengambil terlalu banyak zat folikel di bagian kepala belakang, lalu disuntikkan di lokasi yang diharapkan tumbuh rambut.

Dia pun pulang, dan dijanjikan rambut akan tumbuh dalam 4 – 6 bulan. Yang terjadi adalah, rambutnya tidak tumbuh, malah jadi aneh.

Luke protes kepada klinik itu, dan selalu dijanjikan. Tak tahan, dalam satu tahun, Luke menjadi orang yang dengan bentuk kepala aneh, seperti berpenyakit kulit kadas. Luke yang dioperasi pada Desember 2018, juga mengalami tuli.

Dia pun protes dan meminta uangnya kembali. Malah ditawari operasi lanjutan, dengan setengah harga. Kalau pun uang dikembalikan, hanya mampu dikembalikan sekitar Rp 7 juta.

Dr Arshad, kepala ahli bedah di klinik transplantasi rambu, yang melakukan prosedur perbaikan pada Luke, mengatakan: "Ketika saya ditunjukkan video YouTube Luke dan kisah tentang apa yang terjadi dengan transplantasi rambut sebelum ke Turki, itu benar-benar mengejutkan. Karena saya melihat begitu banyak klien dalam posisi yang tidak menguntungkan. Sebelum memulai transplantasi rambut, sangat penting dilakukan penelitian di klinik dan ahli bedah. Transplantasi rambut adalah operasi yang sangat aman, tetapi tidak bebas dari efek samping yang berpotensi serius jika tidak dilakukan oleh ahli bedah yang berkualifikasi dengan cara yang benar.”

 

sumber : mirror.co.uk