Terduga Pelaku Pembakaran Mobil Via Vallen Serahkan Diri, Motifnya Sakit Hati

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Selasa, 30 Juni 2020 14:12 WIB

Petugas saat meminta keterangan kepada salah satu saksi di lokasi kejadian.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pije (41), terduga pelaku pembakaran mobil Toyota Alphard milik Via Vallen di Desa Kalitengah RT 02 RW 03, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, menyerahkan diri ke polisi.

"Sekitar pukul 04.00 WIB, terduga pelaku datang ke Polsek Tanggulangin diikuti warga," kata Kapolsek Tanggulangin Kompol Sujud, Selasa (30/6/2020).

Terduga pelaku yang merupakan warga Jalan Pabrik Tenun, Gang Solo No. 16, Kelurahan Sie Putih Timur, Kecamatan Medan, Kota Medan tersebut mengaku membakar mobil Via Vallen karena sakit hati.

Hal itu nampak pada pesan yang tertulis di tembok depan rumah Via Vallen. "Kibus Ada, Ada gk ksh hak ku, Pije Persa 97, Pije 97, mati kalian bang," tulis terduga pelaku di tembok.

"Nah, setelah terduga tersangka ini ke Polsek, anggota tim identifikasi menuju ke lokasi untuk melakukan olah TKP," kata Sujud.

Seperti yang diketahui, sebuah mobil Alphard nopol W 1 VV milik Maulidyah Oktavia alias Via Vallen dibakar oleh orang tak dikenal sekitar pukul 03.20 WIB.

Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh kru lighting Via Vallen saat mengangkut alat lighting usai syuting klip di rumah penyanyi dangdut tersebut.

Waktu itu, para saksi melihat asap disertai bau bensin. Saat dilihat di samping rumah, mobil Alphard warna putih milik Via Vallen tersebut, bagian kapnya sudah terbakar. (cat/rev)