​New Normal, 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Resmi Dibuka untuk Pengunjung

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Jumat, 10 Juli 2020 15:36 WIB

Bupati Trenggalek, Moh. Nur Arifin saat membuka peresmian 14 Destinasi Wisata New Normal di Kawasan Wisata Putri Maron, Trenggalek (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek secara resmi me-launching 14 tempat destinasi wisata di masa New Normal. Launching destinasi wisata tersebut disampaikan oleh Bupati Trenggalek, Moh. Nur Arifin di Kawasan Wisata Putri Maron di Desa Depok Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (10/7/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Arifin menegaskan saat ini Pemkab Trenggalek hanya membuka kembali 14 tempat wisata. 

"Ketika sekarang launching, bukan berarti semua langsung dibuka. Jadi belum semua dibuka. Menurut laporan kepala dinas tadi, ada 14. Jadi membukanya ini sesuai kesiapan masyarakat dan pelaku jasa wisatanya," ujar Bupati Arifin.

Kendati telah resmi dibuka, 14 tempat wisata di Kabupaten Trenggalek tersebut hanya boleh dikunjungi oleh wisatawan lokal Trenggalek.

"Untuk luar kota Trenggalek, luar negeri, dan sebagainya, saya minta masing-masing pemangku jasa wisata ini punya platform online yang bisa dipesan secara online, sehingga bisa memastikan siapa yang datang, asalnya dari mana, dan bagaimana status kesehatannya," tegasnya.

Bupati Arifin mengharapkan, dengan adanya platform online di masing-masing tempat wisata tersebut, maka penerapan physical distancing dan protokol kesehatan bisa berjalan efektif.

Di akhir sambutannya, Bupati Arifin berpesan agar tidak sampai ada klaster penyebaran Covid-19 di tempat wisata. Ia mewanti-wanti agar pengelola wisata menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Saya benar-benar berharap jangan sampai tempat destinasi wisata menjadi klaster penyebaran baru," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menyampaikan bahwa agenda pembukaan launching destinasi wisata ini bertujuan untuk kembali menggairahkan ekonomi pada sektor pariwisata di Kabupaten Trenggalek.

Dia juga menyampaikan, rencana awal sebenarnya ada sebanyak 22 tempat wisata yang akan di-launching. Namun setelah dilakukan verifikasi yang melibatkan Gugus Tugas Covid-19 di tingkat desa maupun kecamatan, hanya ada 14 destinasi wisata yang siap dibuka.

"Dari 22 destinasi yang kita verifikasi kemarin, jumlah yang terverifikasi dan memenuhi persyaratan untuk segera dibuka ada 14 destinasi," paparnya.

Sunyoto juga berharap ada pendampingan dari satgas tingkat desa dan kecamatan untuk terlibat secara proaktif ketika 14 wisata tersebut kembali beroperasi.

"Terkait pembukaan destinasi wisata ini, bisa bertambah jumlah tempat wisata yang bisa dikunjungi atau bahkan mungkin bisa pula berkurang nantinya. Tapi apabila ada destinasi yang nanti ke depan kita evaluasi protokol kesehatannya menurun, ini nanti perlu kita ingatkan kembali. Tapi kalau tetap belum bisa melaksanakan (protokol kesehatan secara ketat), mungkin juga akan ditutup kembali," tegasnya.

Berikut 14 destinasi wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan lokal, yakni Putri Maron, Wisata Tebing Linggo, Bukit Tunggangan, Kampung Toga, Desa Wisata Durensari, Pantai Mutiara, Hutan Mangrove, Gua Ngerit, Banyu Lumut, Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, Gua Lowo, Pantai Pelang, dan Hutan Kota Trenggalek. (man/zar)