Pelaku Usaha di Sidoarjo Gelar Simulasi Resepsi Pernikahan saat New Normal

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Senin, 13 Juli 2020 07:59 WIB

JAGA JARAK: Undangan tidak bersalaman dengan mempelai saat simulasi resepsi pernikahan era new normal, Minggu (12/7). foto: ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah pelaku usaha di Sidoarjo menggelar simulasi penyelenggaraan resepsi pernikahan saat new normal, di gedung Rahmatul Ummah, Sidoarjo, Minggu (12/7).

Kegiatan itu diharapkan menjadi inspirasi bagi para calon pengantin, pengusaha katering dan wedding organizer, agar saat menggelar resepsi pernikahan menerapkan protokol kesehatan.

Simulasi resepsi pernikahan saat new normal itu dimotori oleh Azzahra Catering. Pemilik Azzahra Catering, Apbrodita Zabrina Adisti mengatakan, acara itu menampilkan simulasi resepsi pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan. Baik saat acara maupun cara penyajian hidangan.

Mewakili para penyelenggara resepsi pernikahan, Apbrodita Zabrina Adisti yang karib dipanggil Dita, berharap dengan protokol kesehatan, Pemkab Sidoarjo nantinya memberikan izin digelarnya acara resepsi pernikahan. Harapan itu pun dijawab oleh Wabup Nur Ahmad Syaifuddin yang menghadiri acara tersebut.

Kata wabup, dalam masa transisi new normal, masyarakat dibolehkan beraktivitas dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. "Begitu pun jika ingin mengadakan resepsi yang menggunakan hiburan yang besar, harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagi para pelaku ekonomi silahkan berkreasi, silakan beraktivitas asal tetap mempertahankan protokol kesehatan," tandas wabup.

Dalam simulasi itu, ditampilkan rangkaian acara, mulai dari prosesi kirap Kemanten, saat memberikan ucapan dan foto bersama. Juga saat pelayanan hidangan makan. Saat resepsi, penyelenggara juga memberikan imbauan agar undangan mematuhi protokol kesehatan.

Yakni mengenakan masker, menjaga jarak fisik, cuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, tidak bersalaman, tidak mengambil makanan sendiri, tidak menerima titipan foto dari ponsel atau kamera pribadi, tidak menerima sumbangan lagu serta mengikuti arahan panitia. (sta/ian)