PT Wina Mandiri Karunia Launching CSC, Mudahkan Pelaku UMKM dan e-Commerce Dalam Urusan Logistik

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Rabu, 02 September 2020 18:58 WIB

Komisaris PT Wina Mandiri Firesa Erik Cristian Cahyono, bersama Cargo Manager Garuda Indonesia Surabaya I Wayan Indrabayu, saat peresmian CSC di Bulusidokare, Sidoarjo, Rabu (2/9/2020).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Arus barang lewat jalur udara ternyata tetap berkembang selama pandemi. Kiriman barang dari industri, UMKM, dan e-Commerce justru meningkat, ketika usaha lain sedang lesu.

Menangkap peluang usaha serta mendorong pertumbuhan UMKM dan pelaku industri di Sidoarjo, PT Wina Mandiri Karunia membuka cargo service center (CSC), bekerja sama dengan Garuda Indonesia.

"Untuk mendekatkan diri ke Sidoarjo. Memudahkan pelaku UMKM dan e-Commerce dalam urusan logistik ke luar negeri maupun domestik," kata Firesa Erik Cristian Cahyono, Komisaris PT Wina Mandiri di sela peresmian CSC di Bulusidokare, Sidoarjo, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya ada sejumlah potensi besar di Sidoarjo. Termasuk industri olahan, kerupuk, sepatu, dan berbagai UMKM serta industri lain. "Sidoarjo butuh pengiriman cepat ke berbagai daerah di Indonesia dan ke luar negeri. Selama ini kan dibawa ke Surabaya dulu," lanjut dia.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan bisa mempermudah pengiriman barang dari Sidoarjo langsung ke berbagai wilayah, termasuk ke luar negeri.

Pertumbuhan bisnis logistik di masa pandemi juga diakui Ima Sumaryani, Wakil Ketua ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) yang hadir di kegiatan tersebut.

"Jika sektor usaha lain sedang ada pembatasan, tidak demikian di logistik. Masa pandemi justru terus bergerak karena banyak masyarakat berpindah melakukan transaksi secara online," kata dia.

Dengan adanya CSC ini, diyakininya juga sangat membantu pelaku industri, UMKM, dan e-commerce di Sidoarjo. Karena layanan di tempat ini bisa memfasilitasi pengiriman yang terkecil sampai paling besar. Domestik dan internasional.

Senada disampaikan I Wayan Indrabayu, Cargo Manager Garuda Indonesia Surabaya. Sejauh ini disebutnya sudah ada enam CSC di Surabaya dan Sidoarjo. Satu milik Garuda sendiri, lainnya di KSO-kan.

"Di Sidoarjo, ini yang kedua. Potensi Sidoarjo memang sangat bagus. Utamanya industri olahan, UMKM dan e-commerce. Volume cargo, selama ini juga terbilang besar. Domestik maupun internasional," ujarnya.

Masa pandemi ini, disebut dia, volume cargo di Bandara Juanda malah meningkat dua kali lipat. Kiriman ke luar negeri juga disebut dia masih stabil, meski ada beberapa pembatasan penerbangan.

Keberadaan CSC ini merupakan bagian dari strategi korporasi dalam memperluas jaringan distribusi layanan cargo udara dengan mendekatkan layanan one stop service kargo udara kepada masyarakat pengguna jasa.

Melalui layanan ini, masyarakat bisa lebih mudah dalam pengiriman barang lewat udara. Ke seluruh rute yang diterbangi Garuda Indonesia. (cat/rev)