Resmikan Pujasera, Bupati Sumenep: Upaya Tumbuhkan Ekonomi di Masa Pandemi

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Alan Sahlan
Jumat, 25 September 2020 15:05 WIB

Bupati Sumenep, Dr. K.H. A. Busyro Karim meresmikan Kantin Pujasera dan Kantor Kas Bank Jatim Pemkab Sumenep di lingkungan Kantor Bupati Sumenep. (foto: ist).

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Bupati Sumenep, Dr. K.H. A. Busyro Karim meresmikan Kantin Pujasera dan Kantor Kas Bank Jatim Pemkab Sumenep di lingkungan Kantor Bupati Sumenep, Jumat (25/9/2020).

Acara peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan bunga didampingi Pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, Sigit Tri Atmoko bersama kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Pemerintah daerah, kata bupati, terus berupaya membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi di tengah wabah virus corona atau Covid-19, dengan menyediakan tempat bagi masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan untuk membuka usaha kantin makanan dan minuman.

"Kantin pujasera adalah bagian kecil upaya untuk menumbuhkan ekonomi di tengah wabah Covid-19 yang masih berlangsung, karena dampak wabah virus itu juga berimbas kepada sektor ekonomi, utamanya pelaku UKM," jelasnya.

Ia menerangkan, selama wabah Covid-19, Pemkab Sumenep telah melakukan langkah untuk membantu pelaku UKM, seperti memfasilitasi modal usaha KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat, utamanya anak muda.

"Langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk memberikan semangat kepada masyarakat dengan membantu dari aspek peningkatan modal usaha maupun pemasarannya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, Sigit Tri Atmoko mengungkapkan, pembangunan Kantor Kas Pemkab Sumenep Bank Jatim untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah, baik masyarakat maupun ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan berbagai layanan.

"Kantor Kas baru ini melayani pembukaan rekening, pembayaran listrik, telepon, air, pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), dan pelayanan lainnya. Bahkan, di wabah Covid-19, kami juga melengkapi fasilitas protokol kesehatan guna mendukung memutus mata rantai penularan virus itu terhadap nasabah," terangnya. (aln/zar)