​Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal Mushola di Junrejo Batu Diselidiki Aparat

Editor: Tim
Wartawan: Agus Salimullah
Sabtu, 26 September 2020 19:19 WIB

Pencuri kotak amal yang terekam CCTV sedang beraksi di Mushola Nurul Islam Junrejo kota Batu. foto: cctv/ bangsaonline.com

BATU, BANGSAONLINE.com - Maling kotak amal kembali beraksi di mushola dan masjid di kawasan Junrejo Kota Batu. Kali ini pelaku menyasar Mushola Nurul Islam di Jalan Hasanudin, Jeding Junrejo Kota Batu.

Dalam rekaman CCTV, pelaku tiba di mushola Jumat (24/9/2020) siang pukul 11.55 WIB, dengan menggunakan motor Yamaha V-Ixion. Pelaku tampak mengenakan jaket biru, helm teropong, dan membawa tas ransel. Sayangnya plat nomor motor pelaku tidak terlihat jelas.

(Pencuri kotak amal yang terekam CCTV sedang melihat situasi sambil duduk di sepeda motor vixion sebelum beraksi di Mushola Nurul Iman Junrejo Kota Batu. foto: CCTV/bangsaonline.com)

Dalam aksinya, pelaku awalnya duduk di teras mushola. Setelah memastikan kondisi sepi dan aman, pelaku kemudian masuk dan mengangkat kotak amal lalu dibawa ke sudut yang ditutupi pemisah shof.

Menurut Vicky, warga sekitar yang menyimpan rekaman CCTV itu mengatakan bahwa pelaku beraksi dengan memanfaatkan situasi di lokasi yang sepi.

"Saat itu sebagian warga sekitar sedang menjalankan sholat Jumat. Sadahal satu jam sebelum terjadi pencurian, di halaman mushola itu dilakukan aktivitas Jumat berkah yang dihadiri masyarakat, termasuk polisi, TNI, Satgas Covid-19 Desa Junrejo," kata Vicky.

Rudi Juniarto, pengurus Takmir Mushola Nurul Islam saat ditemui, Sabtu (26/9/2020) mengungkapkan, pencurian itu bukan kejadian yang pertama. Melainkan sering terjadi, baik siang hari maupun malam hari.

"Di mushola ini sudah sering terjadi pencurian kotak amal. Ini adalah yang ketiga terjadi pada Jumat, yang waktunya hampir bersamaan, memanfaatkan situasi sepi. Dengan merusak gembok, sebelumnya juga sering terjadi," kata Rudi. 

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus saat dikonfirmasi terkait aksi pencurian yang terjadi di Mushola Nurul Islam mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari pengurus atau tkmir setempat. Namun ia berjanji tetap melakukan penyelidikan dan menggali keterangan saksi, termasuk rekaman CCTV.

"Kami belum ada laporan secara resmi dari pengurus mushola. Tapi penyelidikan tetap dilakukan berdasarkan rekaman CCTV yang telah diterima. Petugas sudah ke TKP untuk meminta keterangan saksi," pungkasnya. (asa)