Partai Gelora Terjunkan 1.000 Kader Menangkan Kelana-Astutik di Pilbup Sidoarjo

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Minggu, 27 September 2020 19:10 WIB

ORASI: Kelana Aprilianto saat menghadiri Konsolidasi Partai Gelora Sidoarjo untuk Pilkada 2020, Minggu (27/9). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kabupaten Sidoarjo siap menerjunkan kader akar rumput (grassroot) untuk memenangkan pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik di Pilbup 2020.

Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Sidoarjo, Agus Supriyanto mengatakan, bakal mengerahkan seluruh potensi Partai Gelora Sidoarjo memenangkan pasangan Kelana-Astutik atau disebut pasangan Berkelas.

"Insyaallah seribu kader Partai Gelora ini kita targetkan menjadi 30 ribu suara Partai Gelora untuk pasangan Berkelas," cetus Agus Supriyanto saat Konsolidasi Pemenangan Pilkada 2020, yang diikuti pengurus tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan di Hotel Luminor Sidoarjo, Minggu (27/9).

Kata Agus, ribuan kader Partai Gelora yang mayoritas juga kader akar rumput ini akan bergerak hingga tingkat paling bawah, yakni tingkat TPS (Tempat Pemungutan Suara). "Kita gerakkan para kader hingga TPS-TPS pada tiga bulan ke depan ini," tandasnya.

Agus Supriyanto berharap dengan sumbangan suara dari kader Partai Gelora ini, Kelana-Dwi Astutik bisa sampai di Pendapa Sidoarjo, menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2025. Diketahui, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik diusung koalisi PDIP dan PAN. Selain itu didukung sejumlah parpol nonparlemen. Salah satunya Partai Gelora.

Di acara yang sama, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Timur Muhammad Sirot menyatakan, Sidoarjo salah satu kabupaten di mana Partai Gelora mempunyai kekuatan di samping Surabaya dan beberapa daerah lainnya. Selain akar rumputnya kuat, kadernya juga cukup solid.

"Sehingga kami yakin bisa memberikan kontribusi cukup besar dalam mendulang suara di Kabupaten Sidoarjo. Insyaallah kita bersama-sama dengan partai lainnya dan tim Berkelas, bisa memenangkan pak Kelana di Pilkada ini," tandas Sirot.

Sirot pun menegaskan, Sidoarjo butuh sosok seperti Kelana Aprilianto. Katanya, Kelana sosok yang fresh, berlatar belakang politikus sekaligus pengusaha. Sehingga, Kelana mengetahui apa yang diinginkan oleh rakyat Sidoarjo.

Saat ditanya terkait kader Partai Gelora yang diterjunkan hingga tingkat TPS, Sirot menjelaskan, karena memang kekuatan Partai Gelora ada di akar rumput atau tingkat TPS. Sejak awal, Partai Gelora mencanangkan setiap TPS minimal ada lima hingga 10 orang kader. Gerakan ini berlaku untuk seluruh Indonesia.

"Dan salah satu kabupaten yang cukup itu, Sidoarjo. Yang kuat lagi, Jember hampir 90 persen. Kalau Surabaya sudah 60 persen dan ini (Sidoarjo) sudah 50 persen. Dan tinggal nanti dalam pilkada ini kita tambah, jadi basis-basis yang di TPS ini kita perkuat," uria Sirot.

Kelana Aprilianto yang menghadiri konsolidasi Partai Gelora Sidoarjo, menyatakan dukungan Partai Gelora membuat dirinya semakin yakin bisa memenangkan Pilbup Sidoarjo 2020. "Karena saya tahu Partai Gelora ini semangat kadernya sangat solid. Saya bersyukur didukung Partai Gelora," ungkapnya.

Keyakinan itu pun bertambah dengan dukungan dari salah satu tokoh yang cukup disegani di Jawa Timur, yakni Haji Masnuh. Kelana menyebut Haji Masnuh sosok tokoh yang mengantarkan Khofifah Indar Parawansa memenangi Pilgub Jatim tahun 2018 lalu.

Khusus di wilayah Sidoarjo, Khofifah-Emil Dardak bisa menang 55,6 persen. Kelana berharap persentase kemenangan Khofifah-Emil 55,6 persen di Sidoarjo itu, bisa dipertahankan dan terulang lagi di Pilbup Sidoarjo 2020. (sta/rev)