Petik Perdana Buah Klengkeng, Gubernur Khofifah: Kualitas Premium, Berpotensi Tembus Internasional

Editor: MMA
Senin, 28 September 2020 09:55 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat petik perdana kelengkeng di Kebun Kelengkeng, milik Bunadi di Desa Wonogriyo Kecamantan Tikung Kabupaten Lumajang, Minggu (27/9). foto: ist/ bangsaonline.com

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Seusai kunjungan kerja di Lumajang dengan membagikan masker, sembako, dan bantuan keuangan khusus serta Dana Desa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Kebun Kelengkeng milik Gunadi di Desa Wonogriyo, Kecamantan Tikung, Kabupaten Lumajang, Minggu (27/9).

Setibanya di Desa Wonogriyo, Gubernur Khofifah langsung menuju lokasi petik buah kelengkeng dan melakukan panen perdana.

Ditemui seusai melakukan petik dan panen perdana, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa kelengkeng Lumajang ini memiliki kualitas premium: tebal dagingnya, kecil bijinya, dan segar. Kelengkeng yang dikenal dengan sebutan kelengkeng kateki ini berpotensi untuk dipasarkan secara internasional. Tentunya, lanjut Gubernur Khofifah,  setelah melalui tahapan yang dipersyaratkan. Misalnya terkait sertifikasi, lahan, bibit, dan produknya.

"Menurut saya ini kualitas terbaik dari buah kelengkeng yang pernah saya konsumsi, kualitas premium," kata Gubernur Khofifah.

"Artinya ini kalau dibudidayakan lebih luas dengan sertifikasi dari mulai bibitnya, lahannya dan produknya,  maka kelengkeng kateki sangat kompetitif dan punya potensi tidak sekadar dikembangkan untuk pasar dalam negeri, tapi pengembangan untuk pasar luar negeri," imbuhnya.

Untuk mengembangkan dan memaksimalkan salah satu potensi agro Lumajang, selain pisang, Gubernur Khofifah meminta Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur membantu pemilik kebun kelengkeng untuk melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan agar pada saatnya siap ekspor.

"Ini pentingnya kami hadir untuk melihat bahwa semua persyaratan yang terkait sertifikasi dari benih, produk, lahan, ini harus kita lengkapi," pintanya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini mengungkapkan bahwa buah kelengkeng jenis kateki yang dibudidayakan Pak Gunadi, pemilik kebun ini, merupakan kelengkeng andalan dengan kualitas premium.

"Marketnya luar biasa. Untuk itu, dibutuhkan lahan lebih luas untuk pengembangan budidayanya,  terutama jenis kateki," ungkapnya.

Menurut Gubernur Khofifah, buah kelengkeng ini bisa dipanen kapan pun karena bukan buah musiman. Sehingga, masa tanam dan masa panen dapat diperhitungkan.

"Yang menarik, ini bukan buah musiman jadi bisa dihitung kapan kita menanam kapan bisa dipetik," tuturnya.

Di sisi lain, Gubernur yang pernah menjabat sebagai menteri sosial ini menyampaikan apresiasi kepada Pak Gunadi pemilik kebun yang mampu berupaya maksimal di tengah pandemi Covid-19. Dengan segala keuletan, ketelitian, dan ketelatenan yang dimilikinya sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang produktif dengan kualitas yang juga terbaik di masa sulit saat pandemi covid-19.

"Pada saat pandemi Covid-19 seperti ini kita selalu menemukan hal-hal out of the box seperti yang dilakukan oleh Pak Gunadi, owner dari kebun kelengkeng ini," pungkasnya. (tim)