​Dua Puskesmas di Kabupaten Blitar Ditutup Usai Nakes Positif Corona

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Senin, 28 September 2020 14:13 WIB

Puskesmas Wates yang sempat ditutup karena nakes positif Covid-19. (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua puskesmas di Kabupaten Blitar ditutup usai ada tenaga kesehatan (nakes) di dua puskesmas tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Kedua puskesmas itu adalah Puskesmas Wates dan Puskesmas Sanankulon.

Kabid Layanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Pemkab Blitar, Christine Indrawati mengatakan, untuk Puskesmas Wates ditutup sejak 23 September sampai 26 September dan beroperasi kembali pada Senin 28 September 2020. Sedangkan Puskesmas Sanankulon ditutup mulai 26 September hingga 28 September 2020.

"Untuk Puskesmas Wates sudah buka kembali hari ini, sedangkan untuk Puskesmas Sanankulon baru akan beroperasi kembali pada Selasa 29 September 2020," ujar Christine, Senin (28/9/2020).

Ditutupnya kedua puskesmas tersebut masih saling berkaitan. Berawal dari salah satu nakes di Puskesmas Wates yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai melakukan perjalanan dari Madura.

Nakes yang juga masuk ke dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar itu merasakan gejala mengarah ke Covid-19. Dia kemudian melakukan tes swab dan pada 17 September 2020 lalu hasil tes swab-nya keluar dan dinyatakan positif Covid-19. Karena yang bersangkutan sempat masuk kerja sebelum hasil tes swab keluar, Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar kemudian melakukan tracing dan ditemukan empat nakes lainnya juga terkonfirmasi positif Covid-19.

"Nah, untuk dilakukan sterilisasi, Puskesmas Wates kemudian ditutup selama empat hari. Namun sekarang sudah kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat dan para nakes yang terkonfirmasi Covid-19 sudah mendapatkan penanganan," jelasnya.

Salah satu nakes Puskesmas Wates yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut diketahui merupakan suami dari salah satu nakes Puskesmas Sanankulon yang kemudian juga dinyatakan positif Covid-19. Hasil tes swab nakes Puskesmas Sanankulon itu keluar pada 25 September 2020. Setelah dilakukan tracing ditemukan satu lagi nakes Puskesmas Sanankulon yang positif, sehingga total ada dua nakes Puskesmas Sanankulon yang dinyatakan positif Covid-19.

"Sementara layanan puskesmas ditutup untuk upaya sterilisasi dan general cleaning," paparnya.

Penutupan puskesmas karena Covid-19 ini bukan baru pertama dilakukan, sebelumnya sejumlah puskesmas di Kabupaten Blitar juga sempat ditutup karena ada nakes yang positif Covid-19. Di antaranya, Puskesmas Wlingi dan Puskesmas Selopuro.

Saat ini jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar sebanyak 574 kasus. Dari jumlah tersebut 480 dinyatakan sembuh, 44 meninggal dunia, dan sisanya ada yang dirawat di rumah sakit rujukan, ada yang dikarantina, serta menjalani isolasi mandiri. (ina/zar)