Wujudkan Trenggalek Satu Data, Dinas Kominfo Usulkan Dana Rp 1,4 Miliar di APBD Induk Tahun 2021

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Rabu, 30 September 2020 21:55 WIB

Kadin Kominfo Trenggalek, Edif Hayunan saat rapat kerja dengan Komisi I DPRD Trenggalek. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya mewujudkan Trenggalek satu data, Kepala Dinas Kominfo Trenggalek, Edif Hayunan melalui rapat kerja dengan Komisi I DPRD Trenggalek mengusulkan anggaran Rp 1,4 miliar di APBD induk tahun 2021.

"Kami sudah memiliki perencanaan untuk tahun 2021, nanti kami ingin mewujudkan adanya Trenggalek satu data," kata Edif Hayunan usai menggelar rapat kerja dengan Komisi I DPRD Trenggalek di Ruang Aula Gedung DPRD Trenggalek, Rabu (30/9/2020).

Menurutnya, rencana tersebut sudah dimulai di tahun ini dengan membangun kamus standar data. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, katanya, diperlukan sebuah aplikasi yang bisa menampung big data atau Trenggalek satu data.

"Nah, big data ini sebagai bahan bupati untuk mengambil kebijakan," kata dia.

Agar hal tersebut bisa terwujud, menurutnya dibutuhkan koneksi ke semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kendati demikian, dengan pagu anggaran yang diusulkan nantinya hanya bisa mengoneksikan OPD di sekitar Kota Trenggalek.

"Sedangkan untuk menyambung kecamatan belum bisa, sehingga ada penambahan biaya untuk menambah konektivitas server kominfo dengan kecamatan," urainya.

Ia menambahkan, sampai saat ini pemerintah pusat telah mencanangkan smart city, sementara untuk Kabupaten Trenggalek belum memiliki masterplan smart city.

"Kita sebenarnya sudah punya data awal, yaitu masterplan atau road map-nya terkait dengan pembangunan IT (Informasi dan Telekomunikasi) itu sudah ada," terangnya.

"Tapi ketika berbicara tentang smart city, itu kita tidak hanya berbicara perencanaan IT, tapi bagaimana mencerdaskan orangnya bisa berinovasi kemudian bagaimana membangun tanpa mengganggu lingkungan, itu kan harus cerdas," tambahnya.

Dirinya kemudian menjelaskan jika rencana ini bisa terwujud, maka di tahun 2022 Trenggalek Smart City bisa dimulai. (man/zar)