Sukseskan Program, Bupati Sumenep: Penyuluh KKBPK Harus Mampu Bangun Sinergi dan Koordinasi

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Alan Sahlan
Selasa, 13 Oktober 2020 17:12 WIB

Bupati Sumenep, Dr. K.H. A. Busyro Karim pada acara Pembinaan ASN dan Penyuluh KKBPK serta Penyerahan Bantuan BKB Kit Stunting dan lemari alkon di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (13/10/2020). (foto: ist).

SUMENEP, BANGSAONLIE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tekankan penyuluh KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) untuk membangun sinergi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat di daerahnya.

Bupati Sumenep, Dr. K.H. A. Busyro Karim, meminta penyuluh KKBPK dalam melaksanakan program yang tersusun secara efektif hendaknya tidak bekerja sendiri, tetapi harus mampu membangun sinergi dan koordinasi dengan semua elemen, baik jajaran pemerintahan kecamatan dan desa, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat desa.

“Penyuluh KKBPK harus terus berkoordinasi dengan seluruh pihak di tempat tugasnya untuk menyamakan dan menyatukan tujuan bersama menyukseskan programnya, sehingga memberikan dampak kepada masyarakat,” ujar Bupati Sumenep pada acara Pembinaan ASN dan Penyuluh KKBPK serta Penyerahan Bantuan BKB Kit Stunting dan lemari alkon di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (13/10/2020).

Ia menyerukan bahwa penyuluh itu harus menjalin kerja sama dengan seluruh elemen. Alasannya, manakala bekerja tanpa ada dukungan dan peran serta semua pihak, tentu saja sangat sulit melaksanakan, bahkan menyukseskan program-programnya, seperti upaya pengendalian penduduk, peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan kesejahteraan.

“Penyuluh KKBPK bersama seluruh elemen untuk bersama-sama menyampaikan program-program kepada masyarakat demi mewujudkan masyarakat yang berkualitas,” tuturnya.

Diharapkan, penyuluh KKBPK berkomitmen untuk terus konsisten memberikan wawasan program keluarga berencana, sehingga tercipta kesadaran masyarakat dalam rangka mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Dan untuk para penyuluh tetap bersemangat dan memegang teguh loyalitas, dedikasi, disiplin, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk menyukseskan programnya,” tandasnya.

Diterangkan, penyuluh KKBPK terdiri dari dua, yakni Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Pada acara itu, ia juga menyerahkan bantuan BKB Kit Stunting, lemari alkon, serta masker yang merupakan bantuan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur 7 orang, pimpinan OPD terkait 10 orang, DP3AKB Sumenep 47 orang, penyuluh KKBPK sebanyak 25 orang, dan Genre sebanyak 5 orang. (aln/zar)