Diduga Depresi, Seorang Ibu Rumah Tangga di Ngawi Nekat Tenggak Potas di Rumah Selingkuhan

Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Minggu, 18 Oktober 2020 20:15 WIB

Jenazah korban.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Diduga lantaran mengalami depresi, seorang ibu rumah tangga bunuh diri dengan cara minum potas di rumah selingkuhannya. Korban adalah Rumanti (37) warga Dusun Ngablag, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Ngawi.

Dia ditemukan tewas di rumah Sugeng Priono, warga Dusun Jegolan Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Ngawi, pada hari Sabtu (17/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga, Sugeng Priono merupakan selingkuhan Rumanti.

Rumanti sendiri diketahui sudah satu pekan tinggal di rumah Sugeng Priono (35). Sebelum ditemukan tewas, Rumanti sempat keluar berdua dengan Sugeng. Setelah pulang ke rumah, Sugeng langsung ke kamar tidur. Sedangkan Rumanti masih belum tidur.

Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB, Jumani (55), orang tua Sugeng melihat Rumanti kejang-kejang. Ia segera memanggil Sugeng. Selanjutnya Jumani dan Sugeng melarikan Rumanti ke Puskesmas Jambangan. Namun saat tiba di puskesmas, korban sudah dinyatakan meninggal oleh tim medis.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke kantor Polsek Paron. Sedangkan jenazah korban dibawa ke ruang jenasah RSUD Dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Polisi menerima laporan dan cek TKP, ditemukan beberapa barang yang diduga digunkan korban untuk melakukan bunuh diri," jelas Kapolsek Paron Iptu Suyitno pada awak media.

Untuk keperluan penyelidikan, Sugeng diamankan oleh polisi. "Sugeng sementara sudah kami amankan untuk diambil keterangan guna pendalaman penyelidikan," urainya.

Sedangkan dari informasi pihak keluarga, bahwa korban masih terikat perkawinan yang sah dengan suaminya berprofesi sebagai sopir truk tangki di Boyolali Jateng. Sementara dari keterangan keluarga Sugeng, bahwa Rumanti sudah sepekan ini tinggal di tempatnya disebabkan kabur dari rumah. (nal/ros)