​Tingkatkan Konsumsi, 200 Paket Ikan dan Olahan Ikan Dibagikan di Kota Kediri

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Selasa, 20 Oktober 2020 19:40 WIB

Petugas saat membagikan paket ikan kepada warga. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 200 paket ikan segar dan olahan ikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri dibagikan di Kecamatan Pesantren, Selasa (20/10/2020).

Paket tersebut terdiri dari 2 tas berupa produk olahan ikan beku dan produk olahan ikan kering, serta satu kotak ikan segar seberat 1 kg ditambah masker. Ikan segar produksi dari peternak ikan Kota Kediri tersebut terdiri dari ikan nila dan gurami.

Pembagian produk olahan ikan ini termasuk dalam rangkaian kegiatan Perluasan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di Daerah Stunting dan Rawan Pangan.

“Kota Kediri termasuk satu di antara 17 kabupaten dan kota yang masuk dalam Perluasan Gemarikan ini,” kata Enny Endarjati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri.

Ia menerangkan, Perluasan Gemarikan ini sesuai dengan Surat Kepala DKP Provinsi Jawa Timur no. 53/17339/1205/2020 tentang Perluasan Gerakan Makan Ikan.

Menurut Enny, tujuan dari Gemarikan adalah meningkatkan konsumsi ikan di Kota Kediri. Sasarannya, pada para warga yang terdampak Covid-19, utamanya yang penghasilannya terganggu, sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

"Ikan mengandung protein dan omega 3 yang sangat berguna bagi tubuh khususnya pada masa pertumbuhan," ujarnya.

Masih menurut Enny, Gerakan Makan Ikan di Kota Kediri sudah 3 kali dilakukan pada tahun ini. Pertama, dilakukan pada bulan Februari 2020 dengan 300 santri di salah satu pondok pesantren. Kedua, pada masa Covid-19 yaitu pada bulan Juli 2020 dengan membagikan paket ikan pada 150 penerima.

"Gerakan ke-3 hari ini dengan dana yang didukung oleh Pemprov Jawa Timur," pungkasnya.

Sementara itu, Asri Andaryati, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mengatakan bahwa total ada 200 paket yang dibagikan untuk warga di 3 kecamatan Kota Kediri. Kebetulan lokasi pembagiannya di Kecamatan Pesantren.

Di Kota Kediri, lanjut Asri, penyerapan produksi ikan konsumsi mengalami penurunan, sebab daya beli masyarakat yang menurun. Pemkot melalui dinas-dinasnya berupaya untuk meningkatkan pemasaran, salah satunya dengan kampanye Gemarikan ini.

"Warga datang untuk mengambil paket ikan yang sebelumnya sudah diberi kupon sebagai undangan, sehingga pada saat pembagian, tinggal menyerahkan kupon dan tertib. Dalam pelaksanaan sendiri, tetap menerapkan protokol kesehatan. Ruangan hanya diisi separuh dari kapasitas dan sisanya tersedia kursi di luar ruangan," tukasnya. (uji/zar)