Bupati Suyoto Optimis Bojonegoro jadi Lumbung Pangan dan Energi Nasional

Editor: Revol
Wartawan: Eky Nurhadi
Minggu, 01 Februari 2015 22:20 WIB

Bupati Bojonegoro, Suyoto. foto: Eky Nurhadi/BangsaOnline

BOJONEGORO (BangsaOnline) - Selain sektor minyak dan gas bumi (Migas) di Bojonegoro yang terus bergeliat dari tahun ke tahun, sektor pertanian khususnya padi juga tak kalah berkembang pesat. Terbukti dari tahun ke tahun produksi panen di Bojonegoro terus meningkat.


Menurut Bupati Bojonegoro Suyoto, Kabupaten Bojonegoro bertekad ingin menjadi lumbung pangan dan lumbung energi bagi negeri. Hal itu dikarenakan melimpahnya kekayaan energi dan pertanian yang ada di Bojonegoro.

"Kami optimis Bojonegoro bisa menjadi lumbung energi dan pangan nasional. Karena selama Januari 2015 saja hasil panen padi di Kabupaten Bojonegoro telah mencapai 800.806 ton gabah," ujar Bupati Suyoto, Minggu (1/2/2015).

Belum lagi, lanjut dia, minyak dan gas bumi yang saat ini terus digenjot produksinya. Produksi migas di lapangan Banyu urip Blok Cepu misalnya, sebentar lagi akan dilakukan flaring atau pembakaran gas dari 23 MMSCFD sampai 70 MMSCFD, CFD secara bertahap. Hal itu dilakukan dalam rangka start up central processing facilites (CPF) lapangan migas Banyu Urip Blok Cepu.

"EMCL (ExxonMobil Cepu Limited) akan menambah jumlah produksi secara bertahap dari 40.000 Barel per hari menjadi sekian barel. Yang pasti kedua sektor saat ini terus meningkat," ujarnya.

Sementara itu, produksi padi di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2014 lalu mencapai 853.237 ton dari luas areal persawahan seluas 150.962 hektare. Sedangkan, target produksi padi pada tahun 2015 ini sebanyak 1.020.530 ton dari luas lahan 161.989 hektare dengan produktifitas padi 6,3 ton per hektare.

"Awal tahun 2015 ini daerah yang dulunya menjadi langganan banjir pada musim penghujan, juga sedang panen raya. Bahkan hasil panennya sangat bagus dengan produktifitas 10 ton per hektare," pungkasnya.

Bergeliat sektor migas dan pertanian di Bojonegoro itu tak ayal menjadi jujugan pejabat negara untuk melakukan kunjungan kerja. Seperti Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman pada Jumat kemarin yang telah melakukan kunker di Bojonegoro, bahkan mentan juga memberikan tambahan lahan irigasi seluas 4.500 hektare dari tahun sebelumnya 70 ha.
Selain mentan, Dirjen tanaman dan pangan RI, Hasil Sembiring serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmyanto juga melakukan kunker dan panen raya di Kecamatan Kanor. Selain itu juga masih banyak pejabat lain yang datang ke Bojonegoro untuk kunker dan peninjaun migas maupun pertanian.