​Dugaan Pembunuhan, Makam Bocah Tenggelam di Kedung Cinet Jombang Dibongkar

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Aan Amrullah
Jumat, 23 Oktober 2020 13:33 WIB

Suasana pembongkaran makam Alfian di Desa Sambongdukuh.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Diduga korban pembunuhan, makam Muhammad Alfian Rizky Pratama (12), seorang bocah kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI), asal Dusun/Desa Sambongdukuh RT 02, RW 07 Kecamatan/Kabupaten Jombang yang meninggal karena tenggelam di wisata sungai Kedung Cinet Jombang dibongkar.

Pembongkaran makam korban yang berlokasi di Jalan Brigjen Kretarto, Desa Sambongdukuh, dilakukan pihak kepolisian dan disaksikan pemerintah desa setempat beserta keluarga korban untuk kepentingan autopsi sekitar pukul 09:00 WIB, pada Jumat (23/10/20).

“Pembongkaran makam ini atas permintaan keluarga korban yang merasa curiga dengan kematian anaknya. Dan ini sudah dibikinkan surat pernyataan oleh Polsek Plandaan,” ujar Kepala Desa Sambongdukuh, Khoirur Rozikin, kepada wartawan di lokasi.

Sementara, Kapolsek Plandaan, AKP Akhwan mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban tentang kecurigaan tersebut, segera melakukan penyelidikan. Untuk itu, pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pembongkaran makam korban untuk dilakukan autopsi.

“Kami melakukan penyelidikan. Kita lidik mulai dari awal sebelum, sesaat, dan sesudah peristiwa korban meninggal. Setelah kita lidik, unsurnya kesengajaan korban dibawa ke Kedung Cinet. Di lokasi dilakukan tindakan yang mengarah ke tindak pidana pembunuhan. Saat ini masih dilakukan proses autopsi oleh pihak forensik,” ungkapnya.

Dari hasil tersebut, ditemukan adanya indikasi yang mengarah ke tindak pidana pembunuhan. Petugas juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua anak yakni, AHR dan MA yang waktu itu bersama korban saat peristiwa terjadi. Satu di antaranya diduga sebagai pelaku.

“Hasil penyelidikan kita sudah menemukan satu pelaku. Karena pelaku di bawah umur, prosesnya kita limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang,” pungkas Kapolsek.

Sebelumnya, Muhammad Alfian Rizky Pratama (12), beserta dua temannya AHR dan MA pergi ke Wisata Kedungcinet, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan Rabu (21/10) siang. Ia, diduga tewas karena tenggelam di dalam ceruk dan tak bisa berenang. (aan/ns)