Terpilih Jadi Ketua, Hari Purwono Bakal Kembangkan Potensi Pagar Nusa Sidoarjo

Editor: .
Wartawan: Mustain
Senin, 16 November 2020 18:08 WIB

SOLID: Hari Purwono pose bersama dengan Peserta Konfercab ke-VII PSNU Pagar Nusa Sidoarjo, Minggu (15/11). foto: ist.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VII di Kantor PCNU Sidoarjo, Minggu (15/11) lalu.

Dalam Konfercab ke-VII ini, Hari Purwono terpilih sebagai Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Sidoarjo periode 2020-2025. Dalam pemilihan, Hari meraup suara dukungan 10 PAC, mengalahkan tiga kandidat ketua lainnya.

Sidang pleno terakhir dipimpin oleh Pengurus Wilayah Pagar Nusa Jatim. Sidang pemilihan berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala.

“Selamat atas terpilihnya Bapak Hari Purwono, S.H. menjadi ketua terpilih PC PSNU Pagar Nusa periode 2020-2025. Semoga dapat mengemban amanat Konfercab ke-7 dalam lima tahun ke depan," cetus Wakil Ketua I PW Pagar Nusa Jatim, Gus Yusuf, yang menghadiri mengikuti acara Konfercab ke-VII PSNU Pagar Nusa Sidoarjo.

Dalam sambutannya sebagai ketua terpilih, Hari mengajak semua pengurus di semua PAC sampai dengan Ranting untuk bersama-sama memajukan Pagar Nusa Sidoarjo.

“Saya mengajak teman-teman di wilayah PAC sampai dengan ranting untuk bersama-sama membangun dan membesarkan Pagar Nusa Sidoarjo,” harap Hari, dalam rilisnya, Senin (16/11).

Dia juga mengajak seluruh pendekar di seluruh Sidoarjo untuk mengawal Pagar Nusa Sidoarjo lima tahun ke depan selama kepemimpinannya.

Saat disinggung agenda terdekat, Hari mengatakan dirinya akan segera mengadakan rapat formatur untuk menentukan formasi kepengurusan yang baru. Ia juga menegaskan akan segera membuat pelantikan dan akan langsung bekerja.

“Karena masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang menunggu kita. Kita optimalkan semua potensi yang kita punya dan kita kembangkan SDM yang ada untuk meningkatkan Pagar Nusa Sidoarjo dalam capaian prestasi, kemajuan organisasi serta pengambangan seni dan dudaya warisan ulama ini," tandas Hari. (sta)