​PEPC Siapkan 108 Pemuda Bojonegoro Jadi Tenaga Kerja Unggul Daerah

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Senin, 16 November 2020 19:50 WIB

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 108 pemuda asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur siap menerima program tutoring and upskilling yang merupakan bagian dari beasiswa pendidikan diploma dari PT Pertamina EP Cepu (PEPC) setelah sebelumnya telah mengikuti tahap awal pendidikan di PEM Akamigas Cepu.

Putra-putri generasi emas ini sebelumya telah mengikuti seleksi yang diikuti hampir seribu pendaftar dan berlangsung pada tahun 2019 lalu. Seleksi dilaksanakan beberapa tahap, mulai dari menyaring 550 peserta yang lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi tulis, 220 peserta yang lolos untuk mengikuti seleksi wawancara, kesehatan dan psikologi, hingga akhirnya ditentukan 108 peserta lolos seleksi beasiswa.

Kegiatan ini merupakan Apprentice Program dan sudah dimulai sejak 2019 lalu oleh PEPC bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Tujuannya untuk menyiapkan dibukanya Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dikelola PEPC tahun depan. Fasilitas ini dirancang mengolah 330 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) gas input untuk menghasilkan 192 MMSCFD produk gas.

Program Apprentice ini sinergi antara PEPC dan SKK Migas dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menciptakan iklim operasi yang baik. PEPC berkomitmen sejak awal untuk memberdayakan masyarakat Bojonegoro dalam proses operasi maupun pemeliharaan di Fasilitas Pengolahan Gas JTB serta sebagai upaya mencetak tenaga kerja lokal berstandar internasional.

"Selain itu, program ini merupakan bentuk nyata bahwa PEPC berperan aktif mendukung program Pemerintah dalam pembangunan karakter bangsa dengan mencetak bibit-bibit unggul sumber daya manusia profesional. Untuk melaksanakan Tutor & Upskilling Program, PEPC bekerja sama dengan pelaksana kegiatan dengan standar internasional yaitu PT Petrotekno," kata Direktur Utama PEPC Awang Lazuardi secara daring dalam acara pembukaan Program Tutoring & Upskilling, sebagai kelanjutan dari Apprentice Program di Bogor, Senin (16/11/2020).

Sebelumnya, 108 pemuda ini mendapatkan program Bahasa Inggris di Hotel Bonero, Bojonegoro, program kewiraan di Markas Group 2 Kopassus, dan program manajemen umum di Hotel Loji Solo, Jawa Tengah. Mereka juga dibekali standar praktek Health, Safety, Security, & Environment di industri migas.

PEPC juga mengupayakan calon operator ini memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia. Selain pendidikan formal, para peserta Apprentice Program PEPC juga diharuskan mengikuti tutoring and upskilling Program agar siap mengoperasikan peralatan dengan teknologi terkini.

"Untuk itulah diperlukan suumber daya manusia (SDM) yang mahir dan handal serta mempunyai kompetensi dalam melakukan pekerjaannya nanti," kata Awang.

Menurut Awang, mereka ditargetkan memperoleh sertifikat internasional (Global Vocational Qualification -GVQ- in Oil and Gas) dalam masa pendidikan ini, supaya mahir mengoperasikan dan memelihara Lapangan Gas JTB.

Simak berita selengkapnya ...

1 2

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video