Kasus Terus Meningkat, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSKK Pare Penuh

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Selasa, 01 Desember 2020 19:32 WIB

Kepala Bidang Pelayanan RSKK dr. Rudolf Rudi Budiantoro. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri beberapa pekan terakhir membuat Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) di Pare penuh. Ruang isolasi yang mempunyai kapasitas 35 tempat tidur, semuanya sudah terisi. Bahkan, di IGD masih ada 6 pasien suspect yang antre dan tidak dapat masuk ke ruang isolasi.

Kepala Bidang Pelayanan RSKK dr. Rudolf Rudi Budiantoro mengatakan, sejak empat hari yang lalu RSKK tidak mampu lagi menerima dan merawat pasien positif Covid-19. Seluruh ruangan isolasi dan juga IGD khusus pasien corona semua telah terisi bahkan melebihi kapasitas.

"Dari kapasitas ruangan isolasi sebanyak 35 tempat tidur, seluruh ruangan itu telah terisi penuh. Bahkan masih ada 6 pasien suspect yang berada di ruangan IGD khusus pasien corona," jelas Rudolf Rudi Budiantoro kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Pihak RSKK saat ini masih mempersiapkan ruang isolasi tambahan guna menampung pasien Covid-19. Tidak hanya ruangan, sejumlah tenaga kesehatan kini tengah dipersiapkan pihak RSKK untuk merawat pasien Covid-19 di ruangan yang baru.

"Kita akan menyulap Ruang VIP Garuda untuk menjadi ruang isolasi pasien Covid-19. Di Ruang VIP Garuda nanti, akan dipersiapkan 12 tempat tidur khusus pasien Covid-19," tambah Rudi.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Ahmad Chatib membenarkan jika RSKK, ruangan khusus pasien Covid-19 telah penuh. Pihaknya akan mendorong 3 rumah sakit rujukan untuk menambah ruangan isolasi, guna penanganan Covid-19.

"Tiga rumah sakit rujukan Covid-19 yaitu RSKK di Pare Kabupaten Kediri, RSUD SLG dan RS HVA Toeloengrejo Pare, dan saat ini jumlah orang yang positif mencapai 1.202 kasus," terang dr. Ahmad Chatib.

Selain berupaya untuk melakukan penambahan ruang perawatan, lanjut dr. Ahmad Chatib, Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengimbau agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga jumlah kasus Covid-19 dapat ditekan. (uji/zar)