Diguyur ​Hujan Deras Selama 8 Jam, Tiga Kecamatan di Jombang Terendam

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Rabu, 02 Desember 2020 11:51 WIB

Kondisi banjir di wilayah Kademangan, Mojoagung. (foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang terjadi pada Selasa (1/12/2020) malam sekira pukul 20:00 WIB kemarin, membuat sejumlah desa di tiga kecamatan Kabupaten Jombang, Jawa Timur terendam banjir.

Ketiga kecamatan tersebut, yakni Mojoagung, Sumobito, dan Jogoroto. Dari pantauan, yang paling parah berada di Kecamatan Mojoagung, di sana terdapat empat desa yang dilaporkan diterjang banjir.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang Gunadi mengungkapkan, banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Mojoagung disebabkan meluapnya dua sungai, yakni Sungai Catak Banteng dan Sungai Gunting yang melintasi wilayah setempat.

Luapan air sungai disebabkan guyuran hujan deras yang berlangsung sekitar 8 jam yang melanda beberapa wilayah hingga hulu sungai. Ketinggian air yang meluap ke permukiman bervariasi, mencapai 50 centimeter.

"Sampai pukul 06:00 WIB pagi tadi, di wilayah Mojoagung di antaranya Dusun Kalibening, Tanggalrejo, Subontoro Timur, Mojotrisno, Dusun Kebondalem, dan Pekunden ketinggian air sekitar 50 centimeter dan Desa Tejo sekitar 10-30 centimeter," ucapnya, Rabu (2/12/2020).

Bencana banjir ini, lanjut Gunadi, merupakan hal tak asing bagi warga setempat. Setiap tahun, mereka selalu dilanda banjir jika sungai setempat meluap saat musim hujan. Namun demikian, warga sempat panik lantaran luapan itu terjadi tengah malam.

"Tiap tahun wilayah ini kerap dilanda banjir dari luapan sungai jika hujan deras. Alhamdulillah, kondisi berangsur surut, jadi tidak ada warga yang mengungsi, semua beraktivitas seperti biasa," terangnya.

Selain di Kecamatan Mojoagung, banjir juga menerjang Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, dan dua dusun di Desa/Kecamatan Jogoroto. Ketinggian air mencapai 20-60 centimeter. Sama halnya dengan Mojoagung, kondisi genangan air di tempat ini juga mulai surut.

"Di Desa Jogoroto, dua dusun yang banjir, yakni Kedungbendo dan Dusun Sumbernganten, ketinggian air 50 centimeter kondisi berangsur surut," pungkas Gunadi. (aan/zar)