Wisata Rengganis Situbondo Terancam Dicaplok Probolinggo

Editor: Revol
Wartawan: Hadi Prayitno
Jumat, 06 Februari 2015 18:01 WIB

SITUBONDO (BangsaOnline) - Kehawatiran sejumlah pihak terhadap pencaplokan kawasan puncak wisata alam dan situs Dewi Rengganis di puncak gunung Argopuro oleh Kabupaten Probolinggo mulai beredar di kalangan DPRD Situbondo. Kehawatiran itu menguat setelah tersebar kabar Kabupaten Probolinggo telah membuka akses jalan menuju pengunungan yang banyak diminati pencinta alam, baik lokal maupun manca negara.

Anggota DPRD Situbondo, M Nizar mengaku khawatir kawasan rengganis benar benar akan diambil kabupaten lain jika pemerintah daerah tidak pro aktif menyelamatkan aset yang bernilai sejarah tersebut.

"Kalau ini dibiarkan dan tidak ada langkah sigap dari pemerintah daerah saya khawatir Rengganis akan hilang," ujarnya.

Nizar menqmbahkan, pada tahun 2014 lalu telah dilakukan pertemun seluruh Kepala Daerah yang berbatasan dengan Gunung Argopuro itu.

"Yang saya dengar hanya Bupati Situbondo yang tidak hadir, padahal bupati yang lain datang," lanjut politisi asal panarukan ini.

Ditemui terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo, Syaifullah mengatakan, memang ada satu titik perhatasan antara Kabupaten Situbondo dengan Probolinggo. Namun lanjut Syaifullah saat sedang difasilitasi penyelesaiannya oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Yang jadi persoalan pada titik 39, tapi itu akan difasiltasi Propinsi," kata Syaifullah kemarin.

Meskipun membenarkan dilaksanakannya pertemuan Kepala Daerah, Namun Syaifullah membantah pernyataan Nizar yang mengatakan bahwa Bupati Situbondo tidak hadir dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Gubernur Jatim tersebut. Syaifulleh meyakinkan bahwa Bupati Situbondo hadir dalam pertemuan tersebit.

"Yang benar bupati Probolinggo yang tidak datang," sergahnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kepada para pendaki, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyediakan akses menuju ke puncak Dewi ini melalui Bremi, Kecamatan Tiris. Sedangkan untuk menuju kawasan Gunung Argopuro atau dikenal dengan puncak Rengganis dari Kabupaten Situbondo harus melalui Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Selain menawarkan keindahan alamnya, di kawasan yang diduga pernah menjadi markas tentara kolonial Jepang itu. Ternyata banyak menyimpan panorama yang bernilai tinggi. Selain dikenal dengan padang safana di Cikasur, di kawasan Dewi Rengganis juga memiliki dua mata air yang tidak pernah habis.