Jaga Kerukunan Antarumat Beragama, Kesbangpol Trenggalek Gelar Forum Diskusi Keamanan dan Ketertiban

Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Senin, 21 Desember 2020 15:30 WIB

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Widarsono. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya menjaga kondisi aman, tertib, dan damai antarumat beragama di Kabupaten Trenggalek, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan dengan tema "Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Pembinaan Toleransi Beragama" di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (21/12/2020).

Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Widarsono dalam sambutannya berharap acara ini bisa mendorong serta meningkatkan peran dan tanggung jawab dalam memelihara keamanan, ketertiban, dan kerukunan hidup beragama.

Widarsono juga menyampaikan bahwa di penghujung tahun 2020 ini banyak peristiwa yang telah terjadi dan telah dilalui bersama. Antara lain tentang kehidupan keluarga, sosial, ekonomi, budaya, kehidupan beragama maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Semua peristiwa yang kita alami di tahun 2020 ini, hendaknya dapat dijadikan bahan renungan, agar kita mampu memetik pelajaran dan manfaat," pesannya.

Menurutnya bahwa apa yang telah dikerjakan dalam satu tahun ke belakang hendaknya senantiasa didasari dengan rasa tanggung jawab, kerja keras, dan bekerja dengan penuh keikhlasan, sehingga pada gilirannya nanti akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

"Pembangunan tidak akan tercapai secara optimal apabila tidak ada langkah maju yang sama antarelemen bangsa, termasuk di dalamnya adalah umat beragama," paparnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa hal terkait upaya menjaga kondisi aman, tertib, dan damai antarumat beragama di Kabupaten Trenggalek, di antaranya agar tidak lengah dari hal kecil yang menyangkut stabilitas keamanan daerah.

"Tetap waspada menjalankan fungsi keamanan di tengah masyarakat, tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya oleh adanya isu atau informasi di media sosial yang provokatif atau mengandung ujaran kebencian, serta terus menjaga toleransi inter maupun antarumat beragama," imbau Widarsono.

"Peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat akan turut menentukan keberhasilan terwujudnya kondusivitas kamtibmas dan pembangunan di Trenggalek," tutupnya. (man/zar)