​Pemkot Kediri Bagikan Sembako untuk Warga yang Melakukan Isolasi Mandiri

Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
Sabtu, 09 Januari 2021 13:59 WIB

Petugas saat membagikan sembako. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri melalui dinas sosial kembali menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang sedang melakukan isolasi di sejumlah lokasi.

“Jadi hari ini kita telah melakukkan dropping sembako kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri karena Covid-19,” ungkap Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Jumat (8/1).

“Hari ini kita salurkan di 6 lokasi yang meliputi Kelurahan Banjaran 14 paket, Kelurahan Betet 16 paket, Kelurahan Tosaren 4 paket, Kelurahan Pojok 2 paket, Kelurahan Mrican 2 paket, dan Kelurahan Ngadirejo 2 paket,” ungkap Triyono.

Bantuan sembako juga diberikan kepada keluarga pasien Covid-19 yang tengah diisolasi di rumah sakit, karena mereka juga diwajibkan untuk isolasi mandiri.

Sama seperti sebelumnya, bantuan sembako ini terdiri atas sejumlah bahan pangan seperti beras, telur, kecap, sarden, dan minyak goreng.

Menurut Kutut, yang membedakan dari sebelumnya adalah kuantitas paket dalam sekali dropping. Jika dulu dalam sekali dropping hanya disalurkan satu paket sembako, sedangkan untuk sekarang sebanyak dua paket sembako untuk warga yang melakukan isolasi selama 14 hari.

“Data lokasi mana saja yang sedang melakukan isolasi kami dapatkan dari beberapa sumber yang meliputi data persebaran kasus korona oleh gugus tugas yang disampaikan oleh Wali Kota Kediri dan dari kelurahan setempat, hasil laporan dari masing-masing ketua RT/RW,” jelas Kutut.

Selain itu, ada sejumlah prosedur yang harus dilakukan bagi pemohon bantuan sembako isolasi mandiri. Antara lain, harus membuktikan bahwa mereka benar-benar terpapar Covid-19 dengan melampirkan surat keterangan, baik itu dari rumah sakit atau puskesmas.

Hal ini dilakukan guna memaksimalkan isolasi mandiri yang dilakukan oleh masing-masing warga, dengan harapan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Kediri dapat ditekan. Di samping itu, Pemerintah Kota Kediri meminta masyarakat untuk selalu waspada dengan tertib protokol kesehatan 3M dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (uji/ns)