Diduga Mabuk, Pengemudi Ugal-Ugalan yang Mobilnya Diamuk Massa, Dites Urin

Editor: Tim
Wartawan: Aan Amrulloh
Sabtu, 09 Januari 2021 15:34 WIB

Pelaku yang etnis Tionghoa itu sempat mengamuk. Tampak anggota keluarganya berusaha menenangkan, Sabtu (9/1/2020). foto: aan amrulloh/ bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Fery Handoko (42), pengemudi mobil Nissan Grand Livina S 1803 WL asal Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang oleh polisi, Sabtu (09/01/21).

Polisi terpaksa membawa Fery ke RSUD guna dilakukan tes urin karena ia diduga mabuk dan ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraannya, hingga menabrak pengendara motor.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas di Mapolsek Diwek, pria keturunan Tionghoa ini masih dalam kondisi tak sadar. Bahkan, ia juga sempat mengamuk. Beberapa anggota keluarganya pun sempat menenangkannya.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengungkapkan, jika pengemudi Grand Livina itu barbau alkohol. Akan tetapi, polisi akan menunggu hasil tes laboratorium dari pihak rumah sakit untuk proses hukum lebih lanjut.

"Tadi saat kami periksa di Mapolsek Diwek memang ada bau alkohol dari yang bersangkutan, makanya akan kami lakukan tes urin terlebih dahulu," terangnya.

Sebelumnya, pengemudi mobil Nissan Grand Livina bernama Fery Handoko (42), warga asal Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan itu diduga mabuk saat mengemudi mobilnya. Ia menabrak pengendara sepeda motor dan kabur begitu saja.

Warga yang melihat kejadian itu sontak geram dan mengejar mobil tersebut hingga tertangkap di Pasar Cukir. Alhasil, mobil tersebut hancur usai jadi bulan-bulanan massa. (aan)